Pelabuhan Penyeberangan Tobaku Diserahkan ke Pemerintah Pusat

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, JAKARTA – Pada hari, Selasa, (3/3/2020) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan (Phb) Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) menggelar Rapat Koordinasi Tekhnisi (Rakornis) yang dihadiri peserta insan perhubungan darat se Indonesia.

Diketahui dalam acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub diawali dengan acara pemotongan bak/karoseri angkutan barang.

“Sucses story yang sudah dimulai sejak tahun 2019. Ini merupakan komitmen kami dalam menegakkan aturan terkait pelanggar Over Dimensi Over Loading (ODOL), dan hari ini ada 2 truck yg dinormalisasi (pengembalian ukuran standar). Ini wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan Indonesia bebas ODOL 2023,” ungkap Dirjen Phb Darat, Budi Setiyadi.

Rakornis yang diklaim sebagai peserta terbanyak di lingkungan kemenhub ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama stakeholder terkait. Hadir beberapa pemateri dan inspirator Gus Miftah.

Acara yang berlangsung di Hotel Bidakara selama 2 hari dan banyak mendapat perhatian bagi insan phb darat, pasalnya disamping sebagai ajang silaturrahim, juga ajang membahas berbagai permasalahan seputar phb darat di pusat dan daerah.

Pada kesempatan yang sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup) dan ketua DPRD Kolaka melaksanakan penandatanganan berita acara hibah aset pelabuhan penyeberangan Tobaku dari Pemerintah Daerah (Pemda) ke Pemerintah Pusat.

“Ini menjadi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan jasa phb darat di Kolut, dan berharap pasca penyerahan ini pak Dirjen segera membangun pelabuhan Tobaku sebagai pelabuhan penyeberangan modern dan percontohan di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dikelola bersama, antara pemerintah pusat dan Pemda,” ujar Wabup Kolut H. Abbas. didampingib oleh Ketua DPRD Kolut, Buhari.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Imran Rasyid, ia mengapresiasi langkah pemkab Kolut. “Ini merupakan langkah maju dengan lompatan pemikiran maju untuk kepentingan masyarakat, saya berharap apa yg kita saksikan hari ini bisa menjadi contoh buat pemerintah daerah lainnya. ujar pria kelahiran Salaka Takalar ini.

Penyerahan aset ke pusat ini bertujuan untuk menyerahkan pengelolaan aset pelabuhan penyeberangan Tobaku dari Pemkab Kolut kepada Kemenhub dalam hal ini BPTD Wilayah XVIII, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sesuai dengan amanah UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dikesempatan pula yang sama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menjelaskan bahwa penanda tanganan ini merupakan wujud nyata kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui bahwa, pelabuhan penyeberangan Tobaku ini merupakan pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan antar dua Provinsi yaitu Provinsi Sultra dan Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga pelabuhan penyeberangan ini merupakan pelabuhan yang memerlukan perhatian khusus karena merupakan jalur perekonomian dan perindustrian antar dua Provinsi,” bebernya.

“Dimana nantinya pelabuhan penyeberangan tobaku ini, akan kami Make up ulang sehingga mempunyai tampilan yang baru. agar seluruh pengguna jasa transportasi yang menggunakan jasa tranportasi melalui pelabuhan ini bisa merasa nyaman, aman, selamat, dalam menggunakan jasa pelabuhan penyebrangan nanti,” sambungnya.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *