Asrarudin Mantapkan Persiapan Festival Bajau Nusantara

  • Whatsapp

Kendari, Sentralsultra,id – Diketahui Festival Bajau Nusantara bakal digelar di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada bulan April mendatang selama dua hari, mulai dari tanggal 10 sampai dengan tanggal, 12 April 2020.

Dalam keterangannya Ketua Panitia Festival Bajau Nusantara Asrarudin.S.Pd.,M.Pd, saat melakukan diskusi bersama presiden kekar bajau nusantara, Dr. Ir. Apdul Manan, M.Sc mengatakan bahwa sejauh ini persiapannya terus berjalan seperti biasanya dan selalu berkoordinasi dengan para tokoh-tokoh dari bajau itu sendiri, juga kepada tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Wakatobi tentunya juga persiapan kepada para Pemateri dalam acara festival bajau nusantara tersebut.

Dalam persiapan festival bajau kata Asrarudin, Selaku ketua panitia festival bajau nusantara selalu berkoordinasi dengan presiden kekar bajau indonesia, para ketua kekar bajau yang ada di provinsi dan juga para ketua kekar bajau nusantara yang ada di kabupaten dan kota.

“Alhamdulillah untuk persiapan dari rangkaian kegiatan, sudah kami atasi yakni, dari kesiapan tempat-tempat kegiatan dan juga para Pemateri,” ungkap Asrarudin kepada Sentralsultra.id baru-baru ini.

Untuk diketahui pelaksanaan dari festival tersebut atas inisiatif dari pendiri Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bajau (IPPMB) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Pariwisata kabupaten Wakatobi, dan para Kepala Desa Se-Mola Raya (Mola Selatan, Mola Utara, Samaturu, Nelayan Bakti dan Mola Bahari, Lepa Mola), Kecamatan Wangiwangi Selatan.

“Untuk festival bajau nusantara ini sudah kedua kalinya dilaksanakan yakni, pada bulan September 2013 lalu. Pada kegiatan tersebut telah berkomunikasi intens dan mendatangkan dari kementerian yakni, Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, Edy Prabowo,” papar Asrarudin.

Lanjut mantan ketua IPPMB Sultra ini mengatakan, festival bajau nusantara dan simposium nasional 2020 tersebut akan diawali dengan kegiatan yang akan dipusatkan di museum bajau Mola Raya, Pulau wangi-wangi dengan jumlah peserta diperkirakan sebanyak 150 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan provinsi serta melibatkan semua masyarakat bajau se-Indonesia.

“Festival bajau nusantara tersebut juga diikuti sejumlah akademisi, pengusaha, LSM, delegasi masyarakat Bajau dari 22 provinsi se-Indonesia dan delegasi dari luar negeri seperti Malaysia dan Filipina,” imbuhnya

Masih dia, (mantan ketua IPPMB sultra) mengatakan, dalam festival bajau nusantara tersebut, akan dimeriahkan dengan pagelaran seni tari dan budaya, lomba dayung 1000 kapal hias, ekspo kuliner bajau dan kerajinan, lomba tradisional bajau, gerakan bersih dan cinta laut dari masing-masing peserta.

“Didalam lomba dayung tradisional akan diikuti oleh legendaris pedayung Indonesia yakni, Abdul Razak putra asal Bajau Wakatobi yang selama karirnya ia telah menyumbangkan 67 medali emas untuk Sultra dan Indonesia,” pungkas mantan ketua Mahasiswa Bajo Makassar (MBM) tahun 2012.

Laporan: Iswanto/Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *