Cegah COVID-19, Imigrasi Kelas I TPI Kendari Gelar Sosialisasi Permenkumham No 7 2020

  • Whatsapp

Kendari, SENTRALSULTRA.ID – Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kendari, Kamis, (12/3/2020), menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 7 tahun 2020 tentang pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan dan masuknya Virus Corona (COVID-19). Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan sejumlah maskapai penerbangan, Direktur RSUD Bahteramas, perwakilan Lanal Kendari dan sejumlah tamu undangan.

Kepala Kantor Imigrasi, (Kakanim) Kelas I TPI Kendari, Hajar Aswad, A.md. Im.S.Sos, M.Si mengatakan, sosialisasi yang dilakukan Imigrasi berkaitan dengan ditetapkan COVID-19 yang berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Penyakit tersebut ditetapkan sebagai penyakit dengan status Publik Health Emergency Internasional John Cena pada tanggal 30 januari 2020, oleh Health Organization (WHO). Guna meminimalisir potensi kerugian dan masalah yang lebih besar bagi bangsa dan negara. Lanjut Hajar Aswad, maka dilakukan upaya penyelesaian dan pengetatan terhadap masuknya warga negara Tiongkok dan orang asing yang pernah, berada dan atau berkunjung diwilayah negara Tiongkok dalam kurun waktu tertentu.

Dikatakan Hajar Aswad, sampai di tetapkannya status PHEIC pada tanggal 30 januari 2020 oleh WHO, belum ada satu negarapun yang menemukan obat sebagai penyembuh COVID-19. Oleh karena itu diharapkan peran aktif dari semua kementrian atau lembaga pemerintah termasuk organisasi maayarakat untuk memerangi wabah ini.

“Terjadinya perkembangan meluasnya wabah COVID-19 dibeberapa negara, tidak menutup kemungkinan berakibat pada bertambahnya warga negara dari negara tertentu yang menjadi perhatian untuk di sikapi oleh kementerian atau lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai aparatur yang mempunyai tugas dan menangani lalu lintas orang yang keluar dan masuk dari dan kewilayah Indonesia, serta keberadaan orang asing, jelasnya, maka peran aktif aparatur imigrasi sangat diperlukan.

“Tujuan dari kegiatan sosiolisasi ini adalah untuk memberikan informasi dan kepastian dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ruang lingkup dari kegiatan ini beber Hajar Aswad, terkait pemberian visa kunjungan, visa tanggal terbatas, dan izin terbatas bagi dari warga negara RRT orang asing yang berada dan atau berkunjung kewilayah negara Tiongkok pada kurun tertentu. Selanjutnya, pemberian Izin Keadaan terpaksa dan izin tinggal sementara bagi warga negara RRT dan Orang asing pemegang Izin tinggal di RRT yang berada di Indonesia.

Laporan: Iswanto/Fiat
Editor: Naja

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *