Pemkab Butur Diminta Perhatikan Dampak Sosial Masyarakat Ditengah Pandemi Corona

  • Whatsapp

Pemuda Desa Kotawa Butur, Ramlan. Foto: Istimewa.

 

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI РPemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) telah menganggarkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar, untuk pencegahan hingga penanganan pandemi Corona Virus (Covid-19). Mulai dari penyemprotan disinfektan, sosialisasi pencegahan hingga pengawasan terhadap warga, Menurut Pemuda Desa Kotawa, langkah dan kebijakan Pemda Butur sangat di apresiasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Meski demikian, pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat karena kehilangan penghasilan. Olehnya itu, melalui kesempatan ini, atas Warga Kotawa, Ramlan meminta kepada Pemkab Butur memperhatikan ekonomi masyarakat seperti buruh, petani dan nelayan.

Diakuinya, ditengah pandemi Covid-19 kondisi perekonomian mereka semakin hari kian memburuk akibat kebijakan pemerintah.

“Jadi, tolong Pemkab Butur perhatikan keadaan para buruh, nelayan dan petani kita,” pintanya. Karena mereka masuk kategori masyarakat kurang mampu,” katanya.

Mengingat mayoritas masyarakat Butur kata dia, sehari-harinya menggantungkan hidup sebagai buruh, nelayan dan petani.

Selain tidak mampu, mereka juga diperhadapkan dengan persoalan yang begitu besar yaitu persoalan biaya hidup dan kredit bulanan bagi masyarakat yang memiliki kredit, hal ini tentu sangat memilukan.

“Saya meminta kepada Pemkab sebagai kepedulian terhadap warga yang kesulitan ekonomi, untuk memberikan bantuan sembako gratis. Misalnya, pemberian beras, telur, mie instan dan lain sebagainya. Hemat saya, hal ini akan memiliki dampak positif yang begitu besar terhadap masyarakat buton Butur,” pungkasnya.

Laporan: Edi Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *