Peduli Dampak Covid-19, Yonif 725 Woroagi Gelar Donor Darah

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KONSEL – Dalam menjaga kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kendari, serta peduli terhadap dari dampak penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), Yonif 725 Woroagi menggelar donor darah.

Dalam kegiatan aksi donor darah tersebut, ratusan prajurit dari batalyon 725 woroagi ikut mendonorkan darahnya yang didahului langsung komandannya.

Komamdan Batalyon Yonif 725 Woroagi, Mayor Inf Muhammad Amin mengatakan, sesuai dari perintah komando atas pihaknya diminta untuk melaksanakan sosial donor darah. Dalam rangka membantu PMI Kendari tentang berkurangnya stok darah akibat dampak dari wabah Virus Corona (Covid-19).


“Jumlah prajurit yang ada di Batalyon kurang lebih 500 (lima ratus) orang, tetapi semua ini melalui prosedur yakni apabila memenuhi syarat maka melaksanan donor. Tetapi yang tidak memenuhi syarat pasti tidak melaksanakan donor,” ungkap Mayor Muhammad Amin saat diwawancarai sejumlah awak media, Kamis, (9/4/2020).

Danyon menambahkan, dirinya selalu menyampaikan dihadapan prajurit bahwa kegiatan donor darah sendiri selain kegiatan sosial juga lebih menambah kesehatan.

“Karena saya sendiri setiap tiga bulan donor darah. Dan sesuai informasi yang saya dapatkan sama dokter sendiri per 60 hari sekarang sudah donor. Dan dengan kegiatan donor ini bukan darah kita berkurang tapi muncul sel-sel darah baru, sehingga itu membuat kita lebih enteng dan lebih semangat lagi karena lebih sehat,” bebernya.

Sementara itu, Direktur Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kendari, dr. Liya mengukapkan, kegiatan donor darah semakin banyak peserta semakin bagus. Dikarenakan kebutuhan darah di PMI Kendari setiap bulannya mencapai 1.500 (seribu lima ratus) kantong dengan total perhari 50 (lima puluh) kantong darah dibutuhkan untuk kebutuhan masyarakat kota Kendari.

“Apalagi saat ini masuk masa transisi, dari masa kemarau panjang kemasa hujan. Dan ada peningkatan kasus deman berdarah dan ditambah wabah Covid-19 sangat mempengaruhi stok darah,” ungkapnya.

Liya menyebutkan, selama mewabahnya virus Covid-19 kebutuhan darah di PMI semakin hari semakin langkah.

“Tapi Alhamdulillah kami melakukan upaya bersurat kebeberapa instasi pemerintah untuk donor darah dan atas dasar itu, saat ini stok aman di PMI. Meskipun kami terus melakukan donor darah karena kebutuhan darah selalu ada tiap hari,” paparnya.

 

Laporan: Edi Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *