PT TAS Salurkan Bantuan Sembako Kepada 266 KK di Kelurahan Tondonggeu Kendari

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Direktur Utama (Dirut) PT Tiara Abadi Sentosa (TAS), LM Sumarlin turun langsung memberi bantuan sembako dan kebutuhan hidup lainnya kepada sekitar 266 (dua ratus enam puluh enam) kepala keluarga (KK), di Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Jumlah yang diberikan itu sesuai dengan data yang ada di kelurahan yang berasal dari RT dan RW. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga yang terdampak Covid -19.

“Perusahaan ikut membantu pemerintah dan memberikan gambaran kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona di masyarakat. Jadi tidak ada yang bergerombol dengan diwakili oleh RT, rajin menjaga jarak, cuci tangan dan menjaga kesehatan,” jelasnya.


Menurut Sumarlin, bantuan yang diberikan PT TAS kali ini bukan yang pertama, sebelumnya bantuan berupa wasttavel untuk mencuci tangan, masker dan Alat Pengaman Diri (APD) diberikan kepada Pemerintah.

“Ini secara khusus yang kami berikan ke masyarakat yang ada di sekitar perusahaan,” paparnya.

Sementara itu Lurah Tondonggeu, Amran Asbahar mengapresiasi bantuan yang diberikan PT TAS tersebut kepada warganya. Menurutnya, Dirut Sumarlin banyak membantu warga di kelurahan tersebut. Bukan hanya di saat Covid -19 saja, namun dukungan yang diberikan oleh perusahaan Terminal Khusus (Tersus Nikel) tersebut, sudah sejak lama dilakukan.


“Sebagai pemerintah kelurahan saya sangat berterimah kasih. Bantuan yang diberikan ke kami oleh PT TAS itu sejak dulu, seperti Amdal dan kebersihan lingkungan. Keterlibatannya membantu kami sehingga kelurahan yang saya pimpin sudah dua kali menjadi juara kebersihan,” ungkapnya.

Selain bantuan dari PT TAS, ada juga bantuan dari Pemkot Kendari sebanyak 40 (empat) paket sembako dan selanjutnya yang akan diterima karena yang terdata sebanyak 182 (seratus delapan puluh dua) KK sehingga masih ada 142 (seratus empat puluh dua) paket bantuan lagi, Adapun jumlah warga secara keseluruhan sebanyak 898 (delapan ratus sembilan puluh delapan) warga.

Hal senada juga diungkapkan Kapolsek Abeli Iptu Laode Arsangka, menurutnya semenjak PT TAS beraktifitas di perusahaan tersebut, angka kriminalitas menurun bahkan hampir tidak ada. Kehadiran perusahaan tersebut sangat diharapkan masyarakat karena membuka lapangan kerja.

“Bisa dibilabg di Tondonggeu ini daerah rawan, tapi semenjak mereka dilibatkan PT CAS sebagai tenaga kerja bisa dikatakan angka kriminal tidak ada lagi,” jelasnya.

 

Laporan: Naja/Edi Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *