Jelang Puasa di Tengah Covid-19, Unsultra Berbagi Sembako Kewarga Terdampak

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Kamis (23/4/2020) menyerahkan bantuan sembako jelang bulan suci Ramadhan1441 H kepada warga yang terdampak pendemik virus corona (Covid-19) di Kompleks Perumahan BTN Mekar Asri Kelurahan Lepo-lepo Kecamatan Baruga Kota Kendari.

Bantuan tersebut diserahkan lansung oleh Tim relawan lembaga Unsultra kepada warga BTN Mekar Asri yang berhak menerimanya.

Rektor Unsultra Prof. Dr. H. Andi Bahrun, MSC Agric, mengatakan aksi sosial tersebut, bentuk kepedulian kampus untuk menbantu warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19, dengan menyasar warga yang terdampak secara ekonomi seperti buruh bangunan tukang bengkel usia lansia dan pensiunan.

Menurutnya, karena banyak diantara mereka ini terpaksa tidak bekerja akibat adanya himbauan dari pemerintah mengurangi aktifitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Apa lagi katanya, penghasilan mereka ini dihitung secara harian, dengan adanya himbauan dari pemerintah itu, maka secara otomatis penghasilannya terhenti.

“Ini menghadapi bulan suci Ramadhan, semoga itu bisa meringankan kebutuhan keluarga di bulan ramadhan,” Prof Andi Bahrun.

Rektor juga menambahkan,Unsultra terus berupaya membantu masyarakat yang mengalami kesusahan ditengah wabah covid-19. Dengan kehadiran lembaga Unsultra tersebut bisa meringankan beban masyarakat atas dampak Covid-19.

“Kita masih pikirkan lagi langka kedepan jangkah panjang ditengah Pandemi. Sebab bantuan sekarang sifatnya masih jangkah pendek atau sementara,” ujarnya.

Sementara itu salah warga Kompleks BTN Mekar Asri, La Ismeid, S. Pd MPd, sangat berterima kasih kepada Civitas akademik Unsultra yang telah menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 di BTN Mekar Asri. Mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi warga dan meringankan beban mereka menjelang bulan suci ramadhan.

“Saya mengajak kepada warga harus kompak dan bersatu dalam melawan pendemik wabah yang menakutkan dunia ini. Kita semua harus mematuhi semua aturan dan petunjuk arahan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk berdiam diri dalan rumah menguragi aktivitas diluar rumah jika itu bukan kebutuhan mendesak,” ungkap Ismed.

Ia mengajak kepada semua masyarakat Kota Kendari bersatu padu satu langka satu vis dengan pemerintah dalam memenangkan peperangan memberantas pendemik dibumi anoa Sulawesi Tenggara.

 

Laporan: Edi Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *