Finalisasi Penetapan Penerima BLT-DD di Desa Kasakamu Diduga Melanggar Regulasi

  • Whatsapp

Ketgam: Ketua BPD Desa Kasakamu (tengah), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Sekretaris Desa (Sekdes), Kasakamu saat Musyawarah Desa (Musdes) Khusus soal pembahasan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020. Foto: Hirzan.

 

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Pemerintah Desa (Pemdes) Kasakamu, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) khusus penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), Kamis, (7/5/2020) Dalam finalisasi musyawarah desa calon penerimah bantuan BLT diduga melanggar regulasi yang ada.

Dimana di aturan Kementerian Desa (PDTT) No.6 Tahun 2020 didalamnya tertuang bahwa kriteria yang tidak berhak mendapatkan BLT-DD adalah: PNS, Pegawai BUMN/BUMD, Pegawai Kontrak Pemerintah, Pegawai Kontrak Swasta, TNI POLRI, Kepala Desa, Perangkat Desa dan Penerima PKH Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau yang mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten, Propinsi, Pusat dan Lain lain.

Sehingga ada sala satu anggota BPD, yang tidak searah dengan keputusan Musyawarah yang tidak mengacu dari pada aturan Kementerian Desa. Anggota BPD tersebut yang tidak ingin disebutkan Namanya mengatakan, bahwa aturan ini sudah tidak mengacu pada Regulasi yang ada.

“Betul sekali ini sudah menyalahi Prosedur yang ada, padahal jelas-jelas di peraturan Menteri Desa, BPD itu tidak masuk dalam kriteria yang tidak berhak untuk mendapatkan BLT,” ungkapnya.

Sebagai bahan pertimbangan dari sala satu anggota BPD mengatakan bahwa, ada di Kecamatan lain yang melayakan BPD untuk mendapatkan BLT-DD. “Betul sekali ada dua Desa di dua Kecamatan yang melayangkan ini yakni, Desa Gala, Kecamatan Maginti dan Desa Kampo Balano, Kecamatan Sawerigadi. menurut sepengatahuan saya dan sudah saya konfirmasi dengan Kades Gala,” katanya.

Sehingga dia, sala satu anggota BPD ini berharap, agar penetapan Finalisasi BLT ini untuk BPD di pertimbangkan kembali.

 

Laporan: Hirzan/Fiat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *