Bupati Mubar Perketat Posko Penjagaan Perbatasan Muna-Mubar sampai Darurat Covid di Cabut

  • Whatsapp

Ketgam: Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada saat mengecek kesiapan personil di Posko utama di Kecamatan Kusambi. Foto: Hirzan.

 

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Dalam rangka mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) LM. Rajiun Tumada selalu rutin melakukan pemantauan posko relawan Covid-19 yang tersebar di tiap-tiap perbatasan yakni, Mubar-Muna.

Dengan pencanangan gerakan “Mubar Bermasker” sebagai bagian dari pencegahan dini terintegrasi terhadap corona, LM. Rajiun Tumada gencar turun langsung memastikan dan mengawasi kerja tim gugus tugas Covid-19 di lapangan sekaligus bertemu masyarakatnya untuk mengedukasi masyarakat tentang masalah Covid-19.

Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada saat memantau posko relawan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kecamatan Kusambi mengatakan penjagaan posko relawan sebagai wujud pencegahan dini terintegrasi ini sampai tanggap darurat nasional selesai.

Ketgam: Petugas Medis Pusat Kesehatan Masyarakat(PKM) Guali saat memperlihatkan Masker yang akan di bagikan ke setiap pengendara yang lewat. Foto: Hirzan.

 

“Kalau sudah diumukan sudah tidak ada lagi permasalahan Covid-19 berarti sudah selesai,” singkatnya saat ditemui usai buka puasa bersama tim gugus tugas Covid-19 di Kusambi, Minggu sore, (10/5/2020).

Ia menjelaskan untuk gerakan “Mubar Bermasker”, dirinya mengaku di semua desa sudah dibagikan masker.

“Kan masker ini sudah dibagikan di setiap desa sesuai jumlah warga desa. Bukan hanya di desa tapi semua elemen membagikan masker. Puskesmas, Kecamatan, pengurus PKK, relawan Parpol dan lainnya. Saya kira masker ini sudah tuntas karena semua membagikan masker, ” ungkap Ketua Lemkari Sultra ini.

Terkait jumlah penerima BLT di Mubar, dirinya belum mengetahui secara pasti akumulasinya.

“BLT kita tuntaskan dalam minggu ini, Insya Allah besok sudah ada kesimpulannya. Tinggal beberapa kecamatan, Rabu sudah selesai semua,” tambah mantan ajudan Nur Alam ini.

Rajiun berpesan agar semua masyarakat khususnya Kabupaten Muna Barat agar selalu mengikuti apa yang menjadi protap kesehatan.

“Semua itu untuk kepentingan kita semua, ” tutupnya.

Laporan: Hirzan/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *