Warga Sorong Harap Bus Damri Segera Beroperasi

  • Whatsapp

Ketgam: Salah satu Armada Bus Damri Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Foto: Suhaida Ode.

 

SENTRALSULTRA.ID, SORONG – Meski banyak model transportasi yang digunakan untuk bepergian, bus masih tetap menjadi transportasi favorit bagi masyarakat. Bagaimana tidak, selain harganya terjangkau, fasilitas bus kini semakin lengkap bahkan mewah.

Salah satu armada bus yang populer digunakan masyarakat adalah Bus Damri. Perusahaan otobus legendaris yang berdiri sejak era 1940-an ini telah menyediakan ratusan rute di Tanah Air. Semakin memuaskan penumpangnya, Bus Damri melayani beragam dengan fasilitas mewah dan pelayanan terbaik. Seperti halnya kerinduan Masyarakat Provinsi Papua Barat khususnya Kota Sorong, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat agar Transportasi Pemeritah Bus Damri agar bisa di operasikan lagi.

Transportasi Pemerintah yang nyaman dan Harga sangat terjangkau (murah) setiap trip yang dilakukannya. Apalagi ditengah Pandemi sangat dirasakan, apa lagi saat selesai aktivitas liburan lebaran Idul Fitri, olehnya itu lebih memilih Bus Damri sebagai Transportasi yang nyaman. Maka dari itu kami masyarakat Kecil dan Kalangan Menengah agar Transportasi Pemeritah Bus Damri Kota Sorong, Provinsi Papua Barat agar dioperasikan lagi. Hal tersebut diungkapkan salah satu pengguna jasa Bus Damri yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu, (30/5/2020).

“Bus Damri ini sangat menguntungkan kami sebagai Konsumen dan menjadi idola nomor satu. Sebab kalau kita naik angkutan umum lainnya seperti, transportasi Mobil Avanza, Hilux dan Mobil lainnya, itu bisa keluar biaya Perkepalanya mencapai Rp250 ribu sampai dengan Rp300 ribu. Kalau berdua dengan Anak atau Istri itu, sudah mencapai Rp600 ribu. Ini sudah pasti Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah yang Rp600 ribu Perkepala Keluarga hanya buat ongkos transportasi, padahal kita rakyat kecil yang sudah sengsara karena Covid-19 lebih menderita lagi,” ungkapnya.

“Kalau di pikir-pikir, Kita cuma tetap di rumah kita mau makan apa. Beras, Sabun, Minyak Tanah dan Kebutuhan Dapur lainnya, belum lagi dengan adanya Tagihan semuanya bikin sengsara, tetapi kalau naik Bus Damri sangat menguntungkan sebab Tarif Per Kepala hanya Rp100 ribu sampai dengan Rp150 ribu. Disamping sesuai dengan isi kantong Rakyat Kecil atau Kalangan Menengah, kita pun merasa nyaman dan aman. Bus Damri kalau kita duduk atau berdiri tidak berhimpitan dan kepanasan ketimbang angkutan lainya,” sambungnya.

Masi kata Pengguna jasa Bus Damri ini mengatakan, sejujurnya dengan di berlakukan lockdown (tetap dirumah) dan melarang transportasi Bus Damri tidak beroperasi, itu sangat menyusahkan kami rakyat Kecil, sebab kendaraan yang beroperasi rata-rata biaya Tarifnya sangat besar. “Ya suka tidak suka, mau tidak mau harus terima ditambah lagi Tarifnya Mahal mobilnya juga tidak nyaman, dan posisi duduknya sangat berhimpitan,” ungkap salah satu Penggemar Bus Damri Kota Sorong

Berharap Bus Damri Kota Sorong ini segera di operasikan lagi, agar masyarakat kecil dan kalangan menengah, baik dari Kota sampai ke seluruh Kabupaten, Pelosok se Kota Sorong bisa beraktivitas seperti sedia kala.

“Kami berharap para Stake Holder, baik itu Gubernur Papua Barat, Bupati Sorong, Pemimpin Adat, Tokoh Agama dan lainya, dapat mendengarkan keinginan kami. Yang pastinya harus mengikuti aturan yang ada yang sesuai dengan situasi kondisi Pemerintah setempat,” harap Penggemar Bus Damri Kota Sorong.

Laporan: Suhaida Ode/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *