Seorang Pasien Covid-19 Asal Mubar Dinyatakan Sembuh

  • Whatsapp

Ketgam: Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), H. Rahman Saleh. Foto: Sentralsultra.id

 

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Salah satu Pasien Positif Covid-19 asal Kabupaten Muna Barat (Mubar) yang di Isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna kembali dinyatakan Sembuh usai dilakukan pemeriksaan Swab dengan metode real time PCR.

Pasien diketahui berinisial LT (47) warga Desa Kasakamu, Kecamatan Kusambi, Mubar, merupakan Klaster KM. Ngapulu yang melakukan perjalanan dari Ambon dengan tujuan pulang Mudik.

H. Rahman Saleh, yang merupakan Juru Bicara (Jubir) Satuan Penugasan (Satgas) Covid-19 Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Mubar mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Covid-19 di BBLK Makassar dengan menggunakan metode Swab Real Time PCR dengan hasil pemeriksaan Pasien Inisial LT dengan hasil Negatif. Pemeriksaan ini di lakukan dua kali, yakni tanggal 31 Mei dan 1 juni 2020, dengan hasil swab yang sama yakni Negatif.

“Ia benar sekali, Alhamdulillah Pasien Covid-19 di Mubar yang di isolasi di RSUD Muna telah sembuh, berdasarkan hasil Swab. Jadi dengan sembuhnya Pasien LT berarti di Mubar tidak ada lagi pasien Positif Covid-19 atau dengan kata lain Muna Barat kembali ke Zona hijau,” ungkap H. Rahman Saleh, Minggu (7/6/2020).

Lanjut H. Rahman Saleh, LT di Isolasi di RSUD Raha selama 15 hari dan dinyatakan sembuh hari ini. Lanjutnya lagi penjemputan pasien tersebut, Pemkab Mubar akan menjemputnya besok dan langsung di bawah kerumanya di Desa Kasakamu.

“Walaupun sudah sembuh, LT tetap kita akan lakukan karantina mandiri di rumanya selama 14 hari. Sementara itu untuk keluarganya besok akan kita lakukan rapid test ke dua kalinya. Rapid test pertama hasilnya non reaktif,” ungkapnya lagi.

Dengan sembuh totalnya LT, Pasien Covid-19 ini, Rahman mengatakan Pemkab Mubar mengucapkan terima kasih kepada RSUD Raha dengan sesungguh hati melakukan penanganan dan perawatan sampai dengan sembuhnya pasien tersebut.

Untuk di ketahui, berdasarkan data dari Gugus tugas Kabupaten Muna Barat jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 116 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 74 orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) satu orang (sudah meninggal), dan yang positif Covid-19 Nihil.

 

Laporan: Hirzan/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *