ASN Sultra Minta Polda Ungkap Dugaan Aktor APBD “Siluman” di Konsel

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Sekertaris Jenderal (Sekjen) Aliansi Satu Nusantara (ASN) Sulawesi Tenggara (Sultra), David Konasongga angkat suara perihal dugaan Dana “SILUMAN” APBD tahun 2014 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). David sapaan akrabnya, Meminta kepada pihak Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Daerah (Polda) Sultra agar tetap mengusut persoalan dugaan Dana Siluman tersebut sampai tuntas dan tidak dengan sengaja membiarkanya berlarut-larut tanpa ada kejelasan serta kepastian mengenai persoalan tersebut.

Lanjut David, Kami menduga ada indikasi Tindak Pidana Korupsi pada dana APBD perubahan tahun anggaran 2014 silam senilai kurang lebih Rp71 Miliar. Dimana kita ketahui bahwa ada beberapa kejanggalan dalam proses perubahan anggaran APBD pada pertengahan tahun 2014 silam, diantaranya, Penambahan belanja langsung dengan mengurangi belanja gaji dan tunjangan pegawai dan Penambahan belanja langsung diluar pembahasan dan evaluasi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Hal tersebut tentunya harus dipertanggung jawabkan, sebab itu adalah Uang Rakyat yang sampai detik ini Belum ada kejelasan terkait dana APBD perubahan tahun 2014 tersebut,” kata David kepada media ini.

Masih David memaparkan, Dimana proses perubahan dana APBD tersebut tidak melalui mekanisme penganggaran APBD sesuai Permendagri No 13 tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan Keuangan Daerah.

Lanjut David, Lebih ironisnya ada sejumlah dana alokasi belanja yang bersumber dari bagi hasil Cukai Rokok yang nilainya Puluhan Miliyar tidak melalui pembahasan di DPRD sehingga hal tersebut terindikasi Ilegal, Kuat Dugaan kami pihak eksekutif dan Legislatif pada saat itu telah memainkan peranya Untuk merampas uang Rakyat demi Memperkaya diri sendiri.

“APBD Siluman lahir jika ke Dua bela pihak melakukan kerjasama antara Eksekutif dan Legislatif, maka dari itu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konsel dan Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD tahun anggaran 2014 harus bertanggung jawab atas uang Negara yang tidak jelas peruntukannya,” terang David

Siapapun Aktor dibalik ABPD “SILUMAN” yang sudah merampok Uang Negara Harus bertanggung jawab.

“Maka dari itu kami yang tergabung dalam Ormas ASN Sultra, meminta kepada Polda Sultra, agar serius menindak lanjuti kasus hukum tersebut yang sudah cukup lama dibiarkan berlarut-larut, dan berharap kepada penegak hukum agar terus menegakkan Amal Maaruf Nahi Mungkar bukan sebaliknya, Keadilan tetap ditegagkkan,” harap David Konasongga.

“Kita ketahui , sebelumnya Kasus tersebut sudah pernah dilaporkan pada pihak Polda Sultra, terkait Kejanggalan serta adanya temuan Kerugian Negara pada APBD perubahan 2014 berdasarkan hasil Audit BPK Konsel tahun 2014 silam,” sambungnya.

Laporan: TIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *