Pria di Kolaka Utara Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, LASUSUA – Seorang laki-laki di Desa Loka, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tali nilon melilit leher, Senin, (8/6/2020) sekitar pukul 15:30 Wita.

Diketahui identitas Korban Lel. Ikbar Bin Ismail, lahir di Tolala tanggal 17 September 1971.

Berdasarkan keterangan saksi, Yusmira Binti Judding (Keponakan Almarhum) menceritakan, bahwa sekitar pukul 15:00 Wita saksi akan mencuci pakaian di belakang samping kanan rumahnya, setibanya di tempat tersebut saksi melihat korban telah tergantung dengan posisi membelakang dan sudah tidak begerak.

Melihat kejadian teresbut saksi kaget serta panik dan langsung berlari menuju rumahnya sambil menangis dan teriak-teriak minta tolong, tidak lama kemudian kakak saksi serta 1 (satu) orang tetangga mendengar teriakan tersebut kemudian seorang tetangga tersebut langsung datang menghampiri saksi lalu saksi menunjukan tempat korban gantung diri.

Sementara itu keterangan saksi lainnya Lel. Mil Bin Abdul Hamid, lahir di Soppeng, 25 Desember 1967, Islam, Alamat Dusun II Desa Loka Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolut menerangkan bahwa, Sekitar pukul 15:05 Wita, saksi sementara duduk-duduk di teras rumah Kepala Desa yang berjarak sekitar 30 (tiga puluh) Meter dari rumah saksi Yusmira Binti Judding kemudian mendengar suara teriakan minta tolong, lalu saksi datang di rumah sodari Yusmira Binti Judding dan bertanya “kenapai?” dijawab oleh saudari Yusmira Binti Judding “Omku Gantung Diri (sambil menunjuk ke tempat cuci pakaian)”, saksi segera menuju tempat yang ditunjukan dan melihat korban telah tergantung dengan cara tali nilon terikat di lehernya serta sisi ujung yang satunya terikat di tangkai pohon, saat itu saksi melihat korban sudah tidak bergerak kemudian saksi memeriksa nafas korban di hidungnya serta denyut nadinya sudah tidak ada, saksi saat itu melihat korban mengeluarkan cairan berupa ingus dari hidung korban dan tidak melihat ada tanda-tanda kekersan di tubuh korban. Saat itu saksi melihat korban mengenakan baju dan sarung serta mengenakan celana pendek. Selanjutnya Saksi memotong tali sekitar 20 (dua puluh) CM dari simpul leher korban yang dibantu 3 (tiga) orang warga dan langsung dievakuasi ke rumah saksi Yusmira Binti Judding.

Dimana pada bulan Januari 2020 korban pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari karena mengalami kelainan jiwa dan pada bulan Maret 2020 korban keluar / berhenti di rawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari namun kondisinya belum stabil dan sambil mengonsumsi obat dari Rumah Sakit Jiwa Kendari.

Rumpun keluarga almarhum menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan membuat pernyataan untuk tidak lagi dilkukan VER (Visum Et Repertum) oleh dokter, pernyataan tersebut telah ditanda tangani oleh saudara kandung alamarhum Judding Bin Ismail, dimana almarhum selama ini tinggal dirumah Lel. Judding Desa Loka Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara.

Rencana almarhum akan dimakamkan pada hari Selasa, (9/6/2020) di Desa Loka Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *