Sambut New Normal, Forkopimda Kota Sorong Gelar Rapat

  • Whatsapp

Ketgam: Suasana rapat membahas terkait rencana pembukaan semua jassa transportasi di kota Sorong, yang dipimpin langsung Walikota kota Sorong, Lambertus Jitmau. Foto: Suhaida Ode.

 

SENTRALSULTRA.ID, SORONG – Selasa, (16/6/2020) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sorong, menggelar rapat membahas rencana pembukaaan semua jasa transportasi (transportasi massal) di Kota Sorong.

Rapat itu dihadiri Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, dan wakilnya, Sekertaris Daerah, Dandrem, Danlanal, Dandim, Kapolres, Kejaksaan Tinggi dan semua unsur Muspida serta SKPD se- kota Sorong.

“Atas kesadaran masyarakat kota Sorong yang berjumlah kurang lebih 289 (dua ratus delapan puluh sembilan ribu) jiwa harus tetap menjaga diri. Hidup sehat dan selalu berdoa. Mari bersama-sama kita perangi wabah Covid-19,” ungkap Walikota Sorong.

Menurut Lambertus Jitmau, Wabah virus corona di Kota Sorong tersebar di 18 (delapan belas) distrik dari 14 (empat belas) Distrik di kota itu.

“Sangat mengkhawatirkan karena kota Sorong merupakan pintu masuk Papua baik itu melalui udara, laut dan darat. Pemkot juga mengalami kesulitan dalam pengadaan rapid tes,” ujarnya.

Lebih lanjut Walikota Sorong, berharap penuh agar kota Sorong dapat mengikuti anjuran Pemerintah Pusat untuk menerapkan New Normal (Normal baru). Atas keinginan masyarakat untuk membuka akses transportasi udara dan laut, dengan menerapkan portokeler Covid-19.

“Disisi lain pemberlakuan new normal ini, juga muncul keresahan, karena di Kota Sorong yang terkonfirnasi positif Covid-19, sudah hampir melampui batas. Itulah yang menjadi polemik Pemkot Sorong,” ungkapnya.

Sementara dalam rapat tersebut, Komandan Korem, (Dandrem) 18I Kota Sorong, Papua Barat memberikan bantuan berupa alat bantu pencegahan dan penularan Covid-19 sebanyak 100 (seratus) buah kepada tukang ojek didaerah zona merah yang terdampak virus Corona yang terdiri dari dari 18 distrik yang tersebar di kota Sorong.

“Dandrem 181 Kota Sorong siap menjadi Palu dan mengajak Kapolres, Kejati, Danlanal untuk sama-sama membantu pak Walikota dalam mendisiplinan masyarakat yang hendak berangkat maupun yang baru tiba di kota Sorong . Hal itu agar penanganan covid-19 ini benar-benar terkontrol sesuai peraturan, agar fungsi kontrolnya bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” beber Danrem

“Dengan demikian Forkopimda kota Sorong menyambut penuh program Pemerintah pusat yakni new normal normal, Agar kenyamanaan masyarakat seluruhnya dipelosok nusantara yang mau berkunjung ataupun keluar dari kota Sorong,” sambungnya.

Laporan: Suhaida Ode/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *