Raih Opini WTP Berturut-turut, Pemkab Mubar : Ini Wujud Keseriusan Kelola Keuangan dan Aset Daerah

  • Whatsapp

Ketgam: Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada didampingi Ketua DPRD Muna Barat, Wa Ode Sariani Ilaihi saat penerimaan WTP yang ke empat kali dari perwakilan BPK Provinsi Sultra. Foto: Hirzan.

 

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) di bawah kepemimpinan Laode M Rajiun Tumada kembali mencetak sejarah baru dengan mencetak hattrick dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut turut sebanyak 4 (empat) kali.

Capaian ini menunjukan keseriusan dari pada Bupati Muna Barat LM. Rajiun Tumada dalam membina organisasi perangkat Daerah dalam tata kelola keuangan dan aset sehingga dapat kembali mempertahankan WTP. Dan ini terbukti Badan Pengawasan Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2020. Capaian ini merupakan kado istimewah di tengah Pandemi Covid-19 yang mengguncang seantero Dunia.

Pada pasal 27 ayat 3 Undang undang nomor 15 tahun 2014 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara dan pasal 8 ayat 1Undang undang nomor 15 tahun 2006 tentang badan pemeriksa keuangan dinyatakan laporan hasil atas laporan keuangan Pemerintah Daerah dan di sampaikan pula kepada Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota di Daerah untuk keperluan tindak hasil dari pada pemeriksaan tata kelola keuangan dan aset Daerah.

Kabag Humas Pemkab Mubar Ali Abdin mengatakan, WTP yang di raih ini yang ke empat kalinya. Ini merupakan wujud keseriusan Bupati Muna Barat dalam pengelolaan aset dan keuangan Daerah.

“Alhamdulilah Muna Barat kembali mendapatkan WTP, dan ini merupakan capaian yang ke-4 kali mulai tahun 2016, 2017, 2018, 2019,” paparnya.

Lanjut Ali Abdin mengatakan, prestasi yang di raih merupakan komitmen LM. Rajiun Tumada. Semoga WTP ini terus di pertahankan,” ungkapnya Senin,22 Juni 2020.

Semua predikat yang di capai ini tak lepas dari komitmen dan keseriusan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Mubar yang senantiasa bekerja dengan sungguh- sungguh dan profesional dalam pengelolaan keuangan dan aset Daerah. “Ini bentuk kerja sama yang luar biasa teman-teman OPD sehingga kita bisa meraih nilai 90,” jelasnya.

Abdin juga tak lupa mengucapkan terimah kasih atas arahan dan kerja sama BPK. Capaian ini tak terlepas dari saran dan masukan dari Lembaga Independen tersebut. “Kami ucapkan terimakasih kepada semua stake holder yang sudah terlibat dalam perjuangan ini. Mempertahankan WTP lebih berat dari pada meraih WTP,” tutup Ali Abdin.

Laporan: Hirzan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *