Perum Damri Kota Sorong Rute “Sorong-Maybrat” Diminta Kembali Beroperasi

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, SORONG – Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) memiliki jaringan pelayanan tersebar hampir di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam kegiatan usahanya Perum Damri menyelenggarakan Pelayanan Angkutan Kota, Angkutan Antarkota Dalam Provinsi, Angkutan Kota Antar Provinsi, Angkutan khusus Bandar Udara, Angkutan Pariwisata, Angkutan Logistik, Angkutan Keperintisan, bahkan Angkutan Lintas Batas Negara.

Perum Damri itu sendiri bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dengan mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan pegawainya. Namun semenjak dengan adanya Covid-19 semua aktivitas dihentikan sementara, seperti halnya dengan Perum Damri Kota Sorong, Provinsi Papua Barat (PB), dengan Rute Kota Sorong- Kabupaten Maybrat.

Dengan demikian sejumlah mahasiswa/aktivis angkat suara dengan memberikan kritikan terkait tidak beroperasinya Damri kota Sorong Rute Sorong-Kabupaten Maybrat dimassa Pandemi ini. Ini harus dioperasikan kembali yakni, mematuhi Protokol kesehatan dengan, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan. Hal tersebut diungkapkan salah satu Mahasiswa asal Kabupaten Maybrat Distrik Aitinyo dari Universitas Muhamadiyah Sorong (UMS) Fakultas Hukum, Samuel Tahrim, Sabtu, (4/7/2020).

Samuel menjelaskan bahwa, merujuk kepada UU no 23 tahun 2014 tentang kewenangan Pemerintahan Daerah, bahwa penyelenggara pemerintahan daerah di arahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan ke Khasan satu daerah dalam sistem NKRI.

“Jadi dengan tidak beroperasinya Bus Damri rute kota Sorong-Kabupaten Maybrat sangat berdampak kepada sumber Perekonomian masyarakat sekaligus para rekan-rekan Mahasiswa, maupun Pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Kota Sorong, pasalnya Bus Damri ini merupakan salah satu alat transportasi yang sangat ekonomis dan nyaman untuk para pelajar secara khusus, dan saya sendiri seringkali Pulang Pergi (PP) Kota Sorong-Kabupaten Maybrat naik Bus Damri,” ujar Samuel.

Dikesempatan yang sama, Apolos N Kosamah yang juga Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) kepada media Sentral Sultra.id mengatakan bahwa, dirinya menyayangkan dengan tidak beroperasinya Bus Damri kota Sorong Rute Kabupaten Maybrat.

“Saya sebagai Putera atau kelahiran Kabupaten Maybrat yang saat ini tinggal sementara di kota Sorong sangat merasakan dampaknya, sebab aktivitas sarana angkutan umum Damri tujuan Sorong-Maybrat itu sangat ekonomis dan terjangkau apa lagi kondisi Pandemi Covid-19, bagi kami yang masi berstatus Pelajar dan Mahasiswa tentu merasakan dampaknya sebab yang beroperasi Mobil Sewa seperti, Hilux, Avanza maupun mobil kecil lainnya harganya sangat tinggi, Dua kali dari harga bus Damri,” ungkap Apolos N Kosamah.

Berharap kepada lembaga Pemerintah Daerah maupun pemerintah Pusat yang punya kewenangan agar dapat melihat langsung persoalan ini. “Jangan susahkan kami rakyat kecil. Kami juga punya hak yang sama untuk dapat menikmati kesejahteraan dalam hal ini alat transportasi yang memadai ekonomis dan nyaman,” terang Wakil Presma UNIMUDA.

Lanjut Putera Maybrat ini mengungkapkan,
pada intinya kami sangat mengharapkan hati nurani Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Maybrat bapak Bernard Sagrim, untuk dapat meninjau kembali keinginan saya dan masyarakat Maybrat pada umumnya.

“Segera optimalkan transportasi umum Bus Damri tujuan Sorong-Maybrat agar keluhan Masyarakat khususnya kami para Pelajar dan Mahasiswa dapat terealisasi,” harap Putera Maybrat ini.

“Bapak Bupati tolong lihat dan rasakan langsung penderitaan rakyatmu ini. Kami anak-anak Pelajar dan Mahasiswa yang merantau di kota Sorong terkadang kami ingin pulang kampung tapi apa daya kami merasa tak berdaya, dikarenakan terkendala biaya transportasi yang begitu mahal. Kami tahu bapak tipe Pemimpin yang berjiwa besar dan mencintai rakyat, untuk itulah kami berharap bapak tinjau kembali terkait optimalkan transportasi Bus Damri, khususnya rute Kota Sorong-Maybrat,” sambungnya.

Laporan: Suhaida Ode, Kabiro Papua Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *