Masyarakat Maybrat PB Kembali Merasakan Layanan Transportasi Bus Damri

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, SORONG – Setelah penantian yang cukup lama, Masyarakat Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat (PB) akhirnya terjawab sudah, pasalnya Bus Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) alat Transportasi yang Ekonomis dan relatif bagi masyarakat Kabupaten Maybrat kini sudah bisa beroperasi lagi.

Diketahui bersama bahwa sekitar kurang lebih 5 (lima) bulan, Bus Damri di Kabupaten Maybrat, Kota Sorong dan sekitarnya tidak beroperasi di karenakan Covid-19 yang mewabah dimana-mana. Masyarakat merasa resah dengan transportasi karena rata-rata mobil yang beroperasi bernomor kendaraan Pribadi (Plat Hitam) otomatis harganya mencekik, ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Berdasarkan keterangan hasil wawancara dengan awak media, salah satu penumpang tujuan Kabupaten Maybrat yang tidak mau diberitakan namanya mengatakan, dirinya menyambut gembira dan bahagia dengan beroperasinya Bus Damri, sebab dirinya hanyalah pedagang kecil yang suka menjual hasil tanamannya ke Kota Sorong dan Kabupaten Maybrat dengan menggunakan Transportasi Bus Damri.

“Saya bersyukur puji TUHAN Bus Damri so bisa operasi lagi, sebab sa kalau jualan banyak sa bisa naik bus Damri besar dan luas sa bisa istirahat, tidur-tidur diatas kursi (tempat duduk) dengan tenang, kaki tidak terjepit, pokoknya rasa nyaman,” ungkap mace sapaan akrab mama/ibu di Maybrat, Papua Barat. Senin, (13/7/2020).

Dalam launching Perdana keberangkatan Bus Damri tujuan Sorong-Maybrat ada salah satu Penumpang yang tidak diberangkatkan karena suhu tubuh tidak memenuhi standar protokol kesehatan. Selain itu ada juga salah satu penumpang yang berprofesi sebagai konsultan kesehatan yakni, Lasarus Laga, ia juga memberikan opini bahwa terkait pencegahan Covid-19 ini, tim konsultan telah mengambil peran dan berupaya semaksimal mungkin dalam mencegah penyebaran Covid-19 dari satu daerah ke daerah lain.

Perlu diketahui sebelum diberangkatan Bus Damri, Petugas Damri terlebih dahulu menyemprotkan cairan desinfektan (cairan anti virus) ke seluruh badan bus, dan tak lupa suhu tubuh setiap calon penumpang di cek apabila tidak memenuhi standar protokol kesehatan maka calon penumpang tidak boleh diberangkatkan.

Selain itu, diketahui pula bahwa sebenarnya Kabupaten Maybrat, Papua Barat ini adalah wilayah zona hijau Covid-19 sebab sampai hari ini belum terdapat seorangpun yang dinyatakan Positif Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager (GM) Moch Isa Renyaan yang didampingi Manager Usaha (MU) Mawardy Marasabessy mengatakan bahwa, Bus Damri tujuan Sorong-Maybrat sudah cukup lama tidak beroperasi mulai dari tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan mulai hari ini, 13 Juli 2020.

“Jadi mulai hari ini, Senin Pukul 10:30 WIT Bus Damri resmi beroperasi lagi,” ujar Moch Isa Renyaan.

“Kami sudah cukup berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan kedua instansi pemerintah inilah akhirnya terjawab. Semua rasa kerinduan masyarakat Maybrat untuk bisa kembali menikmati transportasi yang efektif, ekonomis dan menandai,” sambungnya.

 

Laporan: Kabiro Papua Barat, Suhaida Ode S. Pd.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *