Capaian Gemilang Rajiun Tumada yang Mampu Bangun Infrastruktur Dasar di Mubar

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Muna Barat atau Mubar merupakan Kabupaten baru yang lahir dari pemekaran Kabupaten Muna sejak Tahun 2014 silam. Dalam usianya yang masih belia seperti lazimnya Daerah baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar mampu menunjukan prestasi yang cukup membanggakan dalam berbagai aspek pemerintahan.

Prestasi ini sejak awal di ukir Pejabat Bupati Mubar yang pertama yakni Bapak Laode M. Rajiun Tumada. Rajiun memimpin jalanya Pemerintahan Mubar sejak akhir Tahun 2014 sampai kemudian menjadi Bupati defenitif Kabupaten Muna Barat atau Mubar sebagai hasil Pilkada serentak di Tahun 2017.

Sala satu Kordinator Media Center Pembangunan PUPR Mubar, Surachman mengatakan dalam periodesasi sejak Tahun 2014 sampai dengan Tahun 2020, Bapak Laode M. Rajiun Tumada telah menunjukan taringnya yang berhasil membuat berbagai capaian pembangunan strategis di bidang pemenuhan infrastruktur dasar Masyarakat.

“Pembangunan jalur Ring Road Kota Laworo yang membentang dari Wuna-Lafinde- Maperaha-Guali-Lakawoghe-Kasakamu-Wakoila-Waturempe-Tiworo sepanjang lebih kurang 27 KM dengan ruang milik jalan selebar 24 M yang di sertai dengan keberadaan lampu berbasis tenaga Surya di sepanjang jalur tersebut,” ungkap Surachman Senin malam, 13 Juli 2020.

Kemudian ia melanjutkan peningkatan status jalan Lagadi-Tondasi menjadi jalan Nasional yang mendukung refungsionalisasi Pelabuhan Tondasi yang telah mati suri sejak 2010. Oleh karena itu, dalam rangka pengaktifan kembali Pelabuhan Tondasi maka Bapak Laode M. Rajiun Tumada mengusulkan agar status jalan Lagadi- Tondasi di tingkatkan statusnya menjadi jalan Nasional dengan nama poros Batas Kota Raha-Tondasi.

Selain itu Revitalisasi dan dukungan infrastruktur yang massif Bandara Sugi Manuru di Kusambi, dimana sejak Tahun 2015 Pemda Muna Barat mengalokasikan beberapa program strategis untuk menjamin kelancaran konektivitas dari dan menuju Bandara Udara Sugi Manuru.

“Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar juga aktif melakukan lobi-lobi dengan Kementrian dan otoritas terkait agar Bandara Sugi Manuru dapat di gunakan kembali oleh maskapai komersial,” beber Kabid Irigasi SDA Dinas PUPR Mubar ini.

Dikatakanya, juga dilakukan pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan pada kawasan kawasan tradisional bersejarah, kawasan potensial/produktif dan kawasan pemukiman.

“Ditahun 2015 sampai dengan Tahun 2020 Bapak Laode M. Rajiun Tumada telah membangun/merehabilitasi 41 jembatan dan 786 KM (aspal dan perkerasan). Juga telah merehabilitasi 4 daerah irigasi (3.248 Ha) yang menjadi kewenangan Kabupaten Mubar,” tuturnya.

Lebih lanjut Surachman memaparkan, Pembangunan SPAM perdesaan yang telah menjangkau 38 Desa sasaran yang tersebar di wilayah Kabupaten Mubar.

Selain itu, Infrastruktur dasar lain yang telah berhasil di bangun adalah pembangunan RSUD Mubar, Pembangunan 14 Tugu dan 9 Pintu Gebang batas kota dan kabupaten yang merupakan icon dan pembatas wilayah administrasi Mubar.

Berbagai prestasi pembangunan infrastruktur tesebut menjadikan Rajiun mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan sehingga sebutan Sang Pelopor Pembangunan Mubar di sematkan kepada beliau. Selain itu juga yang paling prestisius adalah pencapaian untuk yang ke empat kalinya opini WTP bagi LKPD Pemkab Mubar seolah menjadi bukti ketegasan, kedisiplinan, keuletan dan kecermatan beliau dalam menjalankan roda pemerintahan Muna Barat. “Sikap tegas, disiplin, ulet dan Cermat adalah Sikap Seorang Pendekar yang Jawara,” tutupnya.

Laporan: Hirzan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *