Korupsi DD dan ADD, Pj Kades Sambahule Konsel Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp

Kasi Pidsus Kejari Konsel, Enjang Slamet.

 

SENTRALSULTRA.ID, ANDOOLO – Jumat, 17 Juli 2020 telah dilakukan penetapan Tersangka Pidana Khusus (Pidsus-18) atas nama Basir, yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berdasarkan Surat Penetapan Tersangka (SPT) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Konsel Nomor : 03/P.3.17/Fd.1/07/2020 tanggal 17 Juli 2020.

“Tersangka Basir diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran (TA) 2018, Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahap I dan Tahap II TA. 2019 dalam kegiatan Penyertaan Modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Pengadaan tenda besi, pengadaan bio bost, pengadaan tanaman bibit durian montong, pengadaan pakaian dinas, biaya pemasangan TV kabel, biaya TV kabel per bulan dan biaya peralatan aksesories ruangan pada desa Sambahule,” ungkap Kepala Kejari Konsel, Afrillianna Purba melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Enjang Slamet.

Atas perbuatan melawan hukum tersebut kata Slamet, Kerugian Keungan Negara mencapai Rp165.819.600 (seratus enam puluh lima juta delapan ratus sembilan belas ribu enam ratus rupiah).

“Olehnya itu, Basir disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana yg telah diubah dgn UU No. 20 Thn 2001 Subsidiar Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No. 31 Thn 1999 sebagaimana telah diubah dgn UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkap Slamet kepada Sentralsultra.id, Sabtu, (18/7/2020).

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *