PT Pertamina Kendari Resmikan Agen PT UPG, H. Abdul Malik : Kami Layani Sesuai Zonasi

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KONSEL – PT Pertamina (Persero) Cabang Kendari meresmikan Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) milik H. Abdul Malik Amin yakni, PT Utari Prima Gas (UPG) yang terletak di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin, 7 September 2020.

Nampak hadir dalam Peresmian tersebut, selain Sales Branch Manager (SBM) PT Persero Kendari, Agung Wijaya Wijaksono, hadir pula, Direktur Utama PT UPG, Hj. Hastuti Malik bersama Ownernya H. Abdul Malik Amin, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Sultra, H. Rahman Siswanto Latjinta, SE, Camat Konda, Asdiana SE, Danramil Ranomeeto, Kapten Inf Djanwar, Kapolsek Konda, AKP Syafruddin, dan Asisten LPG Sales Suport Kendari, Jamal Bahtiar.


Dalam keterangannya, SBM PT Pertamina (Persero) Kendari, Agung Wijaya Wijaksono mengatakan, dengan terbukanya agen gas PT UPG ini semoga dapat tercukupi kebutuhan LPG diwilayah PT UPG itu sendiri sesuai peruntukannya.

“PT UPG ini hanya dapat melayani 2 (dua) Kecamatan yakni, kecamatan Konda dan kecamatan Ranomeeto dengan jumlah pangkalan sebanyak 60 (enam puluh) pangkalan sampai dengan 70 (tujuh puluh) pangkalan,” ungkap Agung

“Kita berharap dengan diresmikannya PT UPG ini, kebutuhan gas di 2 Kecamatan tersebut, dapat tercukupi sesuai dengan peruntukannya,” lanjutnya.


Diketahui dalam peresmian PT UPG tersebut, Pertamina Persero Kendari menghimbau kepada PT UPG agar menyalurkan LPG tersebut sesuai peruntukan dan tepat sasaran dan menaati semua dengan apa yang menjadi aturan main Pertamina. “Apa yang dilakukan dan apa yang tidak bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk penambahan pangkalan kata Agung, jika ada penambahan pangkalan, Agen itu sendiri yang bermohon ke pihak Pertamina. “Agenya langsung dapat bersurat dan bermohon ke kami sesuai kebutuhan,” terang Agung kepada media ini.

Dikesempatan yang sama, Camat Konda Asdiana mengatakan, selamat atas peresmian agen PT UPG semoga dengan kehadiran agen ini dapat membantu masyarakat kabupaten Konsel khususnya masyarakat Konda dalam memenuhi kebutuhannya sehari-sehari, sebab kondisi saat ini di kecamatan Konda memang kekurangan gas LPG baik yang 3 KG, 5 dan 12 KG.

Selaku pemerintah kecamatan Konda, saya mengajak pihak Polsek Konda dan Danramil Ranomeeto mari bersama-sama mengawasi penyaluran gas tersebut agar tepat sasaran dan tepat guna. Sebab, kita tidak pungkiri banyak oknum- oknum yang nakal, kadang memamfaatkan situasi memperjual belikan gas kepada pengecer. “Olehnya itu, untuk menghindari hal-hal tersebut, marilah kita bersama-sama baik itu TNI-POLRI dan warga ikut serta mengawasi penyaluran gas LPG ini, utamanya gas LPG yang 3 KG khususnya di kecamatan Konda ini,” ajak Asdiana.

Ditempat yang sama, Ketua Hiswana Migas, H. Rachman Siswanto Latjinta mengatakan, ucapan selamat pula kepada PT UPG agen LPG 3 KG untuk penyaluran kepada para Pangkalan Gas yang berada diwilayah Kecamatan Konda, dan kecamatan Ranomeeto. “Semoga dengan terbukanya Agen ini dapat terpenuhi kebutuhan masyarakat, terkhusus masyarakat kecamatan Konda dan Ranomeeto,” ucap H Mang sapaan akrabnya.


Sementara itu, Owner PT UPG, H. Abdul Malik Amin saat memberikan keterangan dihadapan para awak media mengatakan, Agen ini hanya menerima pasokan tabung gas dari Pertamina sebanyak 360 (tiga ratus enam puluh) tabung untuk perdananya atau masa percobaan selama 6 (enam) bulan kedepan, kemudian pasokan berikutnya sebanyak 560 (lima ratus enam) tabung gas 3 KG.

“Jadi agen PT UPG untuk tahap masa percobaan dapat melayani 25 (dua puluh lima) Pangkalan sampai dengan 30 (tiga puluh) pangkalan yang ada di kecamatan Konda dan kecamatan Ranomeeto. Kami hanya bisa melayani dan memberikan kepada masyarakat sesuai Zona yang sudah diatur oleh pihak-pihak terkait,” ungkap mantan ketua Hiswana Migas Sultra dua periode.

Ditempat yang sama, Direktur Utama, Hj Hastuti Malik mengatakan, Agen LPG 3 KG yang diresmikan hari ini dapat melayani pangkalan wilayah Konsel dengan alokasi awal sebanyak 360 tabung per hari yang disebar pangkalan-pangkalan yang terdapat di 2 Kecamatan. “Kita mengusulkan pihak kepada Pertamina sebanyak 45 (empat puluh lima) pangkalan, tapi yang diterima Pertamina hanya sekitar 28 sampai dengan 30 pangkalan. Selanjutnya datanya yang pas nanti ditanyakan kepada Admin PT UPG,” jelas Hj. Hastuti Malik.

Lanjut Dirut PT UPG mengatakan, untuk jata atau kuota perpangkalan Pertamina hanya memberikan 360, sementara kita mengajukan untuk kebutuhan masyarakat yang ada sekitar 560 tabung.

“Ini sangat minim,” ujarnya.

Dikesempatan ini, saya menghimbau kepada pangkalan yang baru diresmikan maupun yang lama, agar menjual sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp17.800 (tujuh belas ribu delapan ratus) per tabung ukuran 3 KG.

Kami juga menegaskan kepada seluruh Pangkalan mitra PT UPG agar tidak main-main dengan penjualan LPG 3 KG. Jika ada pangkalanya yang kedapatan menjual diatas HET tentunya akan kami berikan sanksi. “Adapun sangsi yang kami terapkan adalah, mulai dari teguran biasa, skorsing, pengurangan jata kuota, apabila masih terulang sampai ke 3 (tiga) kalinya, tentu kami lakukan sangsi tegas berupa Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tegas Direktur Utama, Hj. Hastuti Malik.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *