KP3 Kendari Amankan Oknum ABK Kapal KM. Bone People Terduga Pelaku Curanmor

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari berhasil mengamankan Seorang oknum Anak Buah Kapal (ABK) KM. Bone People terduga Pelaku Tindak Pidana (TP) Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) pada hari Selasa, 8 September 2020 sekitar pukul 13:00 wita.

Kapolsek KP3 Kendari, AKP Salman mengatakan, jajaran KP3 Kendari berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan Tindak Pidana (TP) Pencurian Curanmor. Pelaku berinisial SR alias Syahrul, Kelahiran Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berdomisili di Jalan Lambonu, Lorong Gereja, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sultra.


“Pelaku ini adalah seorang oknum ABK KM. Bone People. Barang Bukti (BB) yang kita diamankan, 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha X- Ride warna Putih Merah dengan nomor Polisi DT 5239 SE, Nomor Rangka : MH32BU001BJ027430, Nomor Mesin : 2BU-027443 dengan tahun pembuatan 2013,” ungkap AKP Salman, Rabu, September 2020.

Lanjut AKP Salman menjelaskan, adapun kronologis kejadian adalah, pada hari Selasa, 8 September 2020 sekira pukul 01.00 Wita dini hari, Pelapor memarkir kendaraan tersebut bagian atas depan kapal KM. Hikmah Fajar yang sementara sandar di dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Jayanti. Selanjutnya Pelapor mengunci leher serta menyimpan kunci disamping bantal tempat pelapor tidur, kemudian sekira pukul 06.00 wita Pelapor bangun tidur dan mencari motornya yang diparkir depan Kapal tersebut sudah tidak ada, dan pelapor mencari kunci motor yang disimpan disamping bantal sudah tidak ada.


Berdasarkan kejadian tersebut pelapor menderita kerugian sebesar Rp7.000.000.- (tujuh juta rupiah). “Maka dari itu, atas laporan Pelapor tersebut, kami jajaran KP3 Kendari langsung bergerak cepat, tidak sampai 1×24 jam, Pelaku terduga Curanmor sudah ditangkap di Kecamatan Abeli sekitar pukul 15:00 wita tanpa perlawanan. Kini Pelaku mendekam di Sel tahanan KP3 Kendari yang selanjutnya akan dibawa di Polres Kendari guna penyelidikan lebih lanjut,” beber AKP Salman.

“Setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan pemeriksaan tersangka, telah didapat 2 (dua) alat bukti sehingga proses perkara tersebut dilanjutkan sampai tuntas (P21),” sambungnya.

Dalam kesempatannya, AKP Salman juga menghimbau kepada masyarakat khususnya wilayah hukum KP3 Kendari agar selalu waspada. “Jangan parkir kendaraan disembarang tempat. Perhatikan jika dalam menyimpan kendaraan pada malam hari dan pastikan kendaraannya betul-betul aman,” tutup Kapolsek KP3 Kendari.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *