Ditengah Pandemi Covid-19, LPP RRI Kendari Terus Edukasi Masyarakat

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Kendari terus berupaya menjaga eksistensi sebagai media yang cepat, terpercaya dan berimbang di tengah masa pandemi Covid-19. RRI juga fokus menyiarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan covid di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Selain itu, secara nasional RRI juga menggagas acara “Belajar di RRI” sebagai wadah bagi tenaga pengajar dan siswa yang mengalami keterbatasan dalam proses belajar mengajar selama masa pandemi Covid-19.


Kepala LPP RRI Kendari, Said Abdillah mengatakan, selain berinovasi melalui berbagai program acara untuk menarik pendengar, RRI juga berupaya menjadi media yang memberikan edukasi kepada masyarakat. Program belajar di RRI dengan tag line “Ibu Pertiwi Memanggil” telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

“Suasana pandemi saat ini kita memang berubah total untuk siaran kita, makanya ada siaran nasional Ibu Pertiwi memanggil dalam hal ini belajar di RRI. Ini langkah baru karena bagaimana anak bisa disuasana yang tidak bisa berkumpul di sekolah,” beber Said Abdillah, Kamis, 10 September 2020.

Said Abdillah menambahkan, dalam perkembanganannya RRI telah melebarkan jangkauan siarannya baik melalui media analog maupun digital diantaranya melalui aplikasi RRI Play Go yang dapat diakses melalui smarthphone.

Dikesempatan yang sama, pengamat media dan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Haluoleo, Najib Husein mengatakan, RRI harus terus berinovasi agar bisa mengikuti perkembangan zaman.

Menurutnya, RRI hingga saat ini masih terus menjaga eksistensinya khususnya di wilayah Sultra dengan memberikan informasi baik melalui berita, dialog interktif, bahkan melalui iklan dan pesan kepada masyarakat yang mengangkat isu-isu aktual.

Selain itu, Najib Husein juga berharap kerjasama yang dibangun selama ini kedepannya bisa melahirkan generasi muda yang berkualitas khususnya di bidang media.

“RRI bisa maju hari ini harus ada keterlibatan stakeholder khususnya para akademisi. Dimana akademisi mempersiapkan para generasi khususnya jurusan jurnalistik kemudian bisa memberikan kontribusi bagi dunia penyiaran di Sultra hari ini,” terang Najib.

Memasuki usia ke-75 tahun RRI pada 11 September 2020, RRI dengan tagline “Radio Tanggap Bencana Covid-19” siarannya menjangkau tidak hanya di wilayah perkotaan melainkan hingga ke pelosok desa.

RRI Kendari juga senantiasa mengedukasi masyarakat tentang perlunya menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak serta menghindari kerumunan.

Laporan: Arafah/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *