Patuhi Imbauan Pemerintah di Masa Pandemi Covid-19, Upacara HUT Mubar Dibatalkan

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Ditengah Pendemi Covid-19 yang semakin menunjukan peningkatan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-6 batal digelar, semestinya HUT Mubar yang ke-6 ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Marobea tanggal, 9 Oktober 2020 besok. Dikarenakan Covid-19 menunjukan peningkatan insestitasnya maka ini menjadi acuan Pemkab untuk tidak melaksanakan kegiatan ini. Hal tersebut di ungkapkan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Mubar, Ali Abdin, Kamis, 8 Oktober 2020.

Ali Abdin mengatakan, hal ini dilakukan untuk meminimalisir klaster-klaster baru yang berpotensi menjadi masala baru. Sehingga Pemkab Mubar tidak mengiginkan ada resiko baru yang berpotensi terjadinya klaster baru di Upacara tersebut.

“Jadi alasan kita membatalkan ini adalah di karenakan adanya peraturan Bupati (Perbup) nomor 36 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakkan Hukum Protokol Kesehatan. Kemudian himbauan Gubernur nomor 443/4724 tentang peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19 di Sultra,” beber Ali Abdin.

Menurut mantan Lulusan UNIMA Menado ini mengatakan, dengan adanya Perbub dan himbauan Gubernur Sultra ini, sehingga membatalkan pelaksanaan Upacara. Lanjut dia, meski pelaksanaan upacara menerapkan prokes Covid-19, Pemkab Mubar tidak mengiginkan terjadi dampak yang masif dengan penyebaran Covid-19 ini.

“Kita tau bersama Negara kita ini (Indonesia) masih bergelut melawan Virus yang mendunia ini dan ini skalanya semakin meningkat secara umum, untuk itu, pelaksanaan upacara ini di pending,” paparnya.

Menurutnya, meskipun bulan ini pelaksanaan upacara HUT dibatalkan, tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa di laksanakan.

“Hari ini Pemkab Mubar berpesan dengan tidak di laksanakannya HUT Mubar yang Ke 6 ini, masyarakat dapat memaklumi kebijakan yang di ambil oleh Pemkab ini. Semua ini di lakukan untuk memutus dari pada mata rantai klaster baru demi keselamatan dan kebaikan Masyarakat Mubar,” tutupnya.

Laporan: Hirzan/Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *