LPPM UHO Introduksi Budidaya Belut Sawah dan Cacing Tanah pada Warga BTN Kendari Permai

  • Whatsapp

Ketgam: Suasana dilokasi kegiatan budidaya Belut Sawah dan Cacing Tanah. Foto: Edi Fiat.

 

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Melalui Program Kemitraan Masyarakat Internal Universitas Halu Oleo (UHO), tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UHO introduksi budidaya belut sawah dan cacing tanah pada warga BTN Kendari Permai. Kegiatan yang bertajuk “PKM Kelompok Pembudidaya Belut Sawah (Monopterus albus) dan Kelompok Pembudidaya Cacing Tanah Merah (Lumbricus rubellus) sebagai Pakan Belut di BTN Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Dalam kegiatan tersebut mengusung tema “Introduksi Peluang Usaha dan Penyediaan Sumber Protein untuk Peningkatan Imun di Daerah Perkotaan Padat Penduduk di Masa Covid-19”. Diketahui dalam kegiatan tersebut diketuai oleh Dr. Ir. Muhammad Idris, M.Si, dan beranggotakan Dr. Amirullah, M.Si, Emiyarti, S.Pi, M.Si, Sjamsu Alam Lawelle, S.Pi., MM, dan Ira, S.Kel., M.Si.

Dalam pantauan media ini, metode budidaya Belut Sawah yang diintroduksikan ada dua, yakni media lumpur dan media air bersih.

Kegiatan meliputi pelatihan, praktek langsung dan pendirian Demplot (Demonstration Plot) budidaya belut sawah dan budidaya Cacing Tanah Merah, yang berlokasi di BTN Kendari Permai Blok B3 No. 17.

“Belut Sawah ini mengandung asam lemak jenuh asam palmitat, asam lemak tak jenuh tunggal asam oleat, dan omega 3 berupa DHA dan EPA, yang diketahui berfungsi memproduksi substansi yang mengontrol respon imun. Selain itu, budidaya cacing tanah juga memiliki keuntungan ganda. Selain bisa panen cacing, bekas media cacing yang disebut kascing, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk,” ungkap Dr. Ir. Muhammad Idris, M.Si, yang diketahui sebagai Ketua Tim, Selasa 24 November 2020.

“Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai budidaya Belut Sawah dan Cacing Tanah kata Idris, silahkan berhubungan dengan kami,” lanjut Ketua Tim yang sehari-hari bertugas sebagai dosen di Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.

Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari masyarakat. Maryunus, salah seorang warga BTN Kendari Permai mengharapkan kesuksesan dari demplot ini hingga panen. “Kalau Belut, khusus kami dari Suku Toraja, itulah yang utama,” singkatnya ketika ditanya apakah pernah mengkonsumsi belut sawah.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *