Tidak Terverifikasi Dikti, Ijazah Calon Abdi Negara yang Lulus Berpeluang di Gugurkan

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Bagi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS), di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), yang sedang melaksanakan pemberkasan oleh masing-masing peserta.

Ada sekitar 211 (dua ratus sebelas) Calon Abdi Negara yang lolos, sementara masih melengkapi syarat-syarat Pegawai sampai 30 November. Kendati demikian bagi pelamar yang tidak terverifikasi Ijazah melalui Pendidikan Tinggi (Dikti) di pastikan bakalan digugurkan. Hal ini, berdasarkan Regulasi dan ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar, La Ode Mahajaya mengungkapkan, aturan sehingga di gugurkan CPNS di karenakan tak terverifikasi Ijazah, itu kebijakan dari BKN. Sebab di saat melakukan pemberkasan melalui Website resmi, semua pasti ketahuan.

“Bukan kita, karena kan ada kadang Ijazah yang tidak terverifikasi di Perguruan Tinggi, sehingga saat di verifikasi kalau di temukan langsung di coret,” ungkap La Ode Mahajaya, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu 25 November 2020.

Jika itu di temukan lanjut Mahajaya, secara otomatis peserta Nomor berikutnya berpotensi menggantikan kedudukan kepada peserta yang di nyatakan gugur. Namun sejauh ini belum di temukan Ijazah yang tidak terverifikasi.

“Sampai hari ini belum ada, tapi kalau ada kita panggil untuk memperbaiki dalam waktu yang di tentukan, tidak memenuhi persyaratan maka akan di gantikan peserta di bawanya. Tapi mudah-mudahan tidak ada,” ungkapnya.

“Setelah pemberkasan 30 November ini, penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) di tetapkan Tahun 2021 sudah terimah persetujuanya, langsung di SK- kan untuk ikut orientasi selanjutnya,” sambungnya.

Laporan: Hirzan/Fiat.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *