Lanal Kendari Amankan Tugboat dan Kapal Tongkang Bermuatan Nikel di Selat Wawonii

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Komandan Unit Intelijen Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari, Kapten Laut (P) Rizki Daya membenarkan informasi penangkapan kapal tugboat TB Putera Mandar 179 dan Kapal Tongkang PBB Tanjung Balanipa 301 yang mengangkut material ore nikel di Selat Wawonii, Sulawesi Tenggara (Sultra). Penangkapan dilakukan Kapal Patroli milik TNI Angkatan Laut dari jajaran Koarmada II, terjadi pada Jumat 25 Desember 2020 dini hari.

Saat ini, Kapal Tongkang sedang diamankan di titik lego di Pelabuhan Bungkutoko dibawah pengamanan dan pengawasan Lanal Kendari. Kapal tongkang itu memuat ore nikel seberat 7.500 Metrik Ton. Berdasarkan keterangan para awak, kapal yang diawaki oleh sepuluh orang ini berlayar dari Kolaka Utara menuju Morowali, Sulawesi Tengah.

“Kami hanya dilimpahkan dokumen berkas dari Kapal Republik Indonesia (KRI),” Jelasnya.

Menurut Kapten Laut (P) Rizki Daya,
saat kejadian, sebuah KRI dari Koarmada II sedang melaksanakan patroli pada tanggal 25 Desember 2020 dini hari di sekitar perairan Sultra, tepatnya di Selat Wawonii. Setelah dilaksanakan pemeriksaan ternyata ada sebuah pelanggaran yakni menyalahi Undang-undang Pelayaran.

“Dokumen-dokumen kapal lanjutnya, diserahterimakan ke Lanal Kendari untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang ada,” ujarnya.

“Apabila KRI yang melaksanakan patroli mendapati kejadian pelanggaran pelayaran, maka berkasnya akan dilimpahkan ke Lanal yang terdekat untuk dilakukan pemberkasan,” ulasnya.

Terkait kepemilikan ore nikel, pihak Lanal Kendari mengaku belum mengetahui pemiliknya. Lanal Kendari mengaku masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *