Walikota Baubau : Surat Rekomendasi Dishub Sultra Timbulkan Pro Kontra

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, BAUBAU – Walikota Baubau, As Tamrin angkat suara terkait Surat yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), perihal Persetujuan Pengoperasian Kapal Pelra pada Trayek Tetap dan Teratur angkutan Laut Dalam Negeri (Liner) yang di keluarkan Dishub Sultra, nomor: 551.5/36, tertanggal 7 Januari 2021.

Walikota Baubau, As Tamrin yang dikonfirmasi, Jumat malam, 15 Januari 2021 melalui pesan watshapnya mengatakan, sebaiknya sebelum mengeluarkan Surat terkait Rute jarangka dan Speed Boat itu, terlebih dahulu dipertemukan kedua belah pihak untuk didengar aspirasinya.

“Setelah itu baru diambil jalan terbaik,” sarannya.


Menurut Walikota Baubau yang menjabat dua periode itu, polemik kepentingan sumber mata pencaharian kedua kelompok tersebut sudah lama terjadi.

“Pernahmi juga dimediasi Pemerintah Kota (Pemkot) dengan mempertemukan terlebih dahulu kedua belah pihak, baru dikeluarkan Petunjuk Pengaturan,” ungkapnya.

Akan tetapi lanjutnya, secara mengejutkan Kadishub Sultra, Hado Hasina, tiba- tiba mengeluarkan surat yang justru menimbulkan pro dan kontra.

“Tiba-tiba muncul surat Kadis Perhubungan Sultra yang ternyata menimbulkan pro dan kontra diantara pihak,” jelasnya.

Saat ini ungkap As Thamrin, pihaknya sedang mengusahakan pertemuan yang menghadirkan Disbub Sultra, Pemkot Baubau dan pihak-pihak terkait guna mendengarkan pendapat, usul, aspirasi dari semua pihak.

 

Wartawan ini mengkonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Hado Hasina terkait surat yang dikeluarkan instansi tersebut via telepon selulernya sebanyak dua kali dan melalui pesan WhatsApp namun tidak direspon, hingga berita ini tayang.

Laporan: Redaksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *