Setahun Berlalu, Dugaan Ilegal Mining PT WIL dan BPS di Kolaka Mandek?

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KOLAKA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kolaka mendesak Polres Kolaka agar tidak terkesan mandek dalam penanganan dugaan ilegal mining di Kabupaten Kolaka. Dan segera menetapkan tersangka atas dugaan ilegal mining yang di lakukan oleh PT. Waja Inti Lestari (WIL) dan PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kecamatan Wolo tepatnya di desa Muara Lapao-pao. Desakan ini di sampaikan dalam Aksi unjuk rasa yang di gelar didepan Polres Kolaka. Kamis 28 Januari 2021.

Ketua Umum HMI Cabang Kolaka, Umar berharap agar dugaan Ilegal Mining PT WIL dan PT BPS yang telah di adukan ke Polres Kolaka tidak berlarut-larut seperti saat ini, sebab sudah 1 tahun lebih aduan kami masukan kepada Polres Kolaka dengan berbagai bukti-bukti permulaan yang akan memudahkan Polres Kolaka dalam membuat terang kasus tersebut.

Namun sampai hari ini Polres kolaka terkesan jalan di tempat dalam menindaki kasus dugaan Ilegal mining tersebut.

“Kami sebagai masyarakat Sangat mengharapan Polres Kolaka betul-betul menunaikan kewajibannya sebagai Alat Negara. Sebagaimana lanjut Umar, yang di amanahkan Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian,” ungkap Umar.

“Kalau memang dalam proses penyelidikan Polres Kolaka tidak menjumpai adanya tindak pidana daripada laporan pengaduan yang dimana kami sertai bukti-bukti permulaan untuk memudahkan Penyidik melakulan tugasnya maka silahkan Polres Kolaka buatkan pernyataan secara tertulis bahwa tidak ada temuan penyidik atas dugaan tindak pidana yang dilakukan PT WIL dan PT BPS agar kegelisahan masyarakat terjawabkan,” sambung Umar.

Laporan: Sarinah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *