Optimalkan Kedisplinan ASN, Achmad Lamani Aktifkan Kembali PTI

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, LAWORO – Untuk mengoptimalkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), Plt. Bupati Muna Barat, Achmad Lamani, instruksikan kepada Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengaktifkan kembali Petugas Tindak Internal (PTI).

“Ditengah pandemi yang masih belum berujung, absen manual terkait kehadiran diaktifkan lagi melalui PTI Satpol PP, seperti tahun sebelumnya,” ungkap Achmad Lamani saat apel gabungan lingkup Pemkab Mubar, Senin, 8 Februari 2021.

Achmad Lamani dalam apel gabungan menyampaikan, untuk meningkatkan kedisplinan khususnya kehadiran ASN penilaian sistem merik dihidupkan kembali.

“Ini dilakukan agar ada gambaran disiplin kerja yang maksimal demi meningkatkan pelayanan masyarakat,” tambah mantan Sekda Mubar itu.

Menurutnya, selain diabsen dengan PTI juga akan ada absen ruangan di masing-masing instansi.

Sementara itu, Kasat Pol PP Mubar, Laode Sagala melalui Sekertaris, Syaiful Akbar menjelaskan, sesuai instruksi Bupati, pihaknya akan segera menghidupkan kembali petugas tindak internal sebanyak 60 personil untuk mengabsen kehadiran para ASN di setiap dinas.

“Seperti biasa PTI akan turun mengabsen pagi dan sore sesuai jadwal masuk dan pulang kantor, dua kali sehari dalam setiap hari kerja, baik di dinas dan kantor maupun kecamatan serta puskesmas se-Muna Barat, ” kata Syaiful kepada wartawan, Senin, 8 Februari 2021.

Lanjut Syaiful, untuk personel PTI yang akan bertugas masih akan dilakukan evaluasi oleh pimpinan dalam hal ini Kasat Pol PP.

“Personil PTI lama belum tentu kembali ditugaskan karena akan dievaluasi kembali oleh pimpinan, lanjutnya.

Syaiful menegaskan kepada semua anggota yang nantinya ditunjuk sebagai PTI siap dan patuh terhadap perintah pimpinan.

“Sebagai penegak perda, anggota harus siap menerima perintah atasan apalagi ini instruksi bupati sebagai pucuk pimpinan tertinggi di daerah, juga sebagai bukti pengabdian diri pada daerah dan negara,” Tutupnya.

Laporan: Hirzan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *