Ridwan Bae Bercita-cita Kepulauan Sultra Bisa Terkoneksi Langsung Dengan Daratan Sulawesi

  • Whatsapp

Ridwan Bae. Foto: Istimewa.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae menjelaskan bahwa, akan dibangunnya 2 (dua) jembatan penghubung, yaitu Muna-Buton dan daratan Muna-Konsel berdampak positif terhadap perkonomian masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain itu akan mempermudah mobilitas perkonomian.

“Dalam mendukung proyek tersebut, pemerintah melalui menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2021 menggelontorkan dana infrastruktur di Sultra sebanyak Rp2.4 triliun diluar pembangunan jembatan penghubung daratan Muna-Buton dan bendungan Ameroro,” ujar Ridwan Bae, Selasa belum lama ini.

“Alhamdulilah kita bersyukur ditahun 2021 jika ditotal secara keseluruhan anggaran infrastruktur di Sultra diperkirakan kurang lebih mencapai Rp7 triliun,” sambungnya.

Tahun ini dimulai pekerjaan lanjutan bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe, dengan kucuran anggaran Rp1,5 triliun dan pembangunan sedang berjalan.

Sementara jembatan Muna-Buton, lanjut Ridwan, masih dalam tahapan pendalaman perencanaan bahkan sekarang sudah ada pengumuman dari kementerian PUPR, pemerintah akan bekerjasama dengan badan usaha.

“Saya selaku Komisi V masih menjaring komunikasi dengan pihak terkait yang berminat tender proyek tersebut, dengan tujuan bagimana caranya agar jembatan penghubung itu segera terlaksana,” imbuhnya.

Selain itu, tat kala penting Politis Golkar ini ini, telah berusaha memperjuangkan jembatan penghubung pulau muna dengan daratan Sulawesi Konsel itu juga segera terbangun.

Namun keadaanya jembatan penghubung ini katanya, sangat panjang tampo – bontu-bontu dan kemudian toli-toli membutuhkan panjang jembatannya untuk tampo-toli-toli sepanjang kurang lebih 2,5 km. Sementara tampo bontu-bontu berkisar 1,5 km.

Tentunya ini butuh pendalaman teknis lebih jauh lagi sehingga dari kementerian PU PR baru melakukan survey investigasi desain.

Ridwan menambahkan, banyak hal infrastruktur yang berjalan untuk pekerjaan PU belum lagi persoalan bandara irigasi, pelabuhan fery dan pembangunan infrastruktur lainnya.

Ia berharap pemerintah ataupun pelaksana lapangan lebih serius menjalankan kegiatan tersebut, dengan kualitas mutu yang diharapkan serta dapat berjalan dengan waktu yang ditetapkan. Sehingga masyarakat dapat menikmati asas manfaat daripada infrastruktur tersebut.

“Saya mohon doa masyarakat agar program pembangunan dapat terwujud semuanya sehingga apa yang menjadi menjadi cita-cita saya daratan kepulauan Sultra ini bisa terkoneksi langsung dengan daratan Sulawesi.

Masih mantan Bupati Muna dua periode ini mengungkapkan, dari 81 (delapan puluh satu) Kabupaten se Sulawesi, hanya 8 (delapan) Kepulauan belum bisa dibangun jembatan penghubung. Untuk di Sultra itu ada 2 Kabupaten diantaranya Wakatobi dan Konkep.

“Saya akan terus memperjuangkan ke Pemerintah Pusat untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur di Sultra secara menyeluruh. Semoga bisa terkoneksi dengan wilayah Sulawesi,” pungkasnya.

Laporan: Edi Fiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *