PT Hoffmen Diduga Beraktivitas Diluar IUP, ESDM Sultra : Akan Kami Sampaikan ke Kementerian ESDM

  • Whatsapp

Plh Kabid Minerba ESDM Sultra, Andi Sadly. Foto : Edi Fiat.

 

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Lembaga Pemerhati Masyarakat Sulawesi Tenggara (LPM-Sultra), menggelar aksi di kantor Dinas ESDM Sultra, Selasa 16 Maret 2021. Dalam orasinya, massa meminta pihak ESDM Sultra untuk menginvestigasi terkait aktivitas PT Hoffmen Energi Perkasa yang diduga beraktivitas di luar Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Ketua LPM Sultra, Ados mengungkapkan, kami meminta kepada dinas ESDM Sultra untuk segera menginvestigasi aktivitas PT Hoffmen Energi Perkasa. Dimana diketahui ungkap Ados, PT Hoffmen Energi Perkasa ini adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan galian C atau pertambangan batu. Dan kami duga telah beraktivitas di luar IUP miliknya.

“Kami meminta dengan tegas pihak ESDM Sultra untuk segera menginvestigasi aktivitas PT Hoffmen Energi Perkasa yang diduga beraktivitas di luar IUP,” jelasnya.

Ketgam: Massa aksi dari LPM Sultra saat melakukan aksi di kantor dinas ESDM Sultra. Foto: Edi Fiat.

 

Diketahui PT Hoffmen Energi Perkasa ini beraktivitas di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Selain itu, Ados meminta kepada DPRD Sultra untuk memanggil pihak-pihak terkait dan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dengan persoalan penambangan tersebut serta melakukan pemeriksan (sidak) terhadap PT Hoffmen Energi Perkasa.

Ditempat yang sama, Plh Kabid Minerba ESDM Sultra, Andi Sadly mengatakan, apa yang menjadi aspirasi teman-teman aktivis tersebut, tentunya kami mengapresiasi, namun kita tahu bersama bahwa, semenjak Undang-undang nomor 3 tahun 2020 di ketuk palu, bahwa saat ini Dinas ESDM Provinsi tidak memiliki kewenangan, akan tetapi kami merupakan perpanjang tangan dari pemerintah pusat, yakni Kementerian ESDM.

“Jadi apapun aspirasi dari teman-teman, tentunya kami akan tindak lanjuti. Tapi yang kami inginkan juga bahwa, penyampaiannya harus secara lengkap dengan apa yang ingin di klarivikasikan. Lampirkan titik dugaan penambangan diluar IUPnya, seperti yang disuarakan, bahwasannya PT Hofmen ini diduga menambang diluar IUP miliknya,” terang Sadly kepada media ini. Selasa 16 Maret 2021.

“Kami akan sampaikan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ESDM, mengenai aksi hari ini. Sebab sekarang ini pembinaan dan pengawasan sudah di ambil alih oleh kementerian ESDM,” tambah Sadly sapaan akrabnya.

Ditanya mengenai administrasi PT Hoffmen Energi Perkasa ini, pihaknya mengatakan, selama ini PT Hoffmen secara administrasi lengkap. Setiap tahun ia menyelesaikan kewajibannya.

“Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) nya ada,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemetaan dan Pemberian WIUP Mineral Bukan Logam dan Batuan Dinas ESDM Provinsi Sultra, Laode Suhadar mengungkapkan, dugaan seperti ini, sertakan bukti-bukti. Tentunya seperti titik koordinat, dan peta. Karena kita berbicara soal data. Itu yang paling penting.

“Jadi apa yang disampaikan pak Plh. Kabid, sama. Yakni, kami akan sampaikan aspirasi ini ke kementerian ESDM. Jadi, kumpulkan bukti-bukti yang dimilikinya,” terang Suhadar kepada para demonstran. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *