Kejati Sultra Tetapkan Dua Tersangka Inisial H dan L Kasus Studi Rekayasa Lalin di Wakatobi

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Setelah beberapa bulan bergulir, hingga dinaikan statusnya ke tahap penyidikan pada Desember 2020 lalu, akhirnya ,  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya  menetapkan dua orang tersangka dengan  inisial H dan L dalam kasus dugaan Korupsi manajemen rekayasa Lalu Lintas (Lalin) di Kabupaten Wakatobi tahun 2017 lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Hukum (Penkum) Kejati Sultra, Dody mengatakan,  setelah menetapkan 2 (dua) tersangka saat ini, Kejati Sultra sedang menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa keuangan Provinsi (BPKP) Sultra.

“Jadi saat ini, posisi Kejati Sultra sedang menunggu audit BPKP, kemudian mengenai  tersangka, tadi mengenai tersangka, tersangka sudah ditetapkan dua tersangka, kemudian Kejati akan melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka ini,” ungkap Dody saat ditemui diruang kerjanya.

Mengenai siapa  inisial H dan L yang dijadikan tersangka itu, Kasi Penkum Kejati enggan menerangkan lebih jauh dengan alasan menghargai hak-hak tersangka dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Saat dikonfirmasi kapan dilakukan penahanan, Kasi Penkum mengatakan belum dilakukan. Kasi Penkum Kejati Sultra hanya menegaskan  ke dua  tersangka akan diperiksa pada Minggu depan.

“Kedua tersangka akan kami periksa Minggu depan,” tegasnya. (HS-EFI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *