Rutan Kelas II Kendari Dirazia, Kadivpas : Tidak Ditemukan Benda Berbahaya, Ini yang Kita Harapkan

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Tim gabungan dari, Korem 143 Halu Oleo (HO), Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), BNN Sulawesi Tenggara (Sultra), Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar razia di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Kendari. Kamis 8 April 2021.

Dari pantauan media ini, tim gabungan satu persatu mencek kamar penghuni rutan. Dalam pergelaran razia tersebut berlangsung tertib aman dan tanpa kendala.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sultra, Mulsim mengatakan, penggeledahan tersebut adalah program nasional dan dilakukan seluruh Indonesia, hanya ada penjadwalan. Kegiatan kali ini juga melibatkan beberapa unsur.

Ketgam: Suasana razia di Rutan Kelas II Kendari. Foto : Edi Fiat.

“Kita melakukan razia, ada beberapa tempat diantaranya, Rutan Kelas II Kendari, Lapas Kelas IIA Kendari, Lapas Perempuan Kelas III Kendari serta Lapas Khusus Anak Kelas IIA Kendari,” ungkap Muslim.

“Kita di lapas itu, melakukan razia dan yang dirazia itu semua barang-barang terlarang, jadi ada kategori barang-barang terlarang seperti apa. Ada juga barang-barang berbahaya seperti barang tajam yang tidak boleh masuk ke dalam, termasuk uang. Uang bukan barang berbahaya tetapi tidak boleh ada peredaran uang di dalam lapas karena banyak risikonya,” bebernya.

Dijelaskan Muslim saat melakukan razia di Rutan Kendari, pihaknya tidak menemukan barang atau benda-benda berbahaya satu pun. Perlu diketahui bahwa lanjut Muslim, yang menjadi sasaran kita seperti, narkoba, dan senjata tajam lainnya.

“Jadi untuk Rutan Kendari, tidak ada yang ditemukan benda-benda terlarang atau barang terlarang satu pun. Dan seperti inilah yang kita harapkan setiap rutan ataupun lapas yang ada di Sultra,” harap Kadivpas.


Lebih lanjut Muslim menjelaskan bahwa, sidak seperti ini terus kita lakukan, bukan hanya pada proses hari ulang tahun hari Bakti Pemasyarakatan Nasional, akan tetapi rutin kita lakukan dan terencana. Disisi lain juga kita melihat, bagaimana dengan kondisi lapas ataupun rutan.

“Apa benar lapas dan rutan benar-benar bersih dari benda-benda terlarang seperti, narkoba,” jelasnya.

“Kedepan tetap menjadi penekanan bahwa pengawasan diperketat dan semua barang-barang yang masuk dalam lapas itu harus selektif mulai dari pemeriksaan semua harus ketat,” sambungnya.

Sementara itu Kepala Rutan Kelas II Kendari, Iwan Mutmain melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Ahmad mengatakan, memang sidak seperti ini terus dilakukan.

“Ya, kegiatan seperti ini terus dilakukan, bukan hanya saat hari Bakti Pemasyarakatan Nasional saja,” ujarnya.

“Ada sekitar 20 (dua puluh) kamar terdiri dari 3 (tiga) blok ditempat hunian di geledah oleh aparat tim gabungan. Dari 3 blok itu, alhamdulillah tidak ditemukan barang-barang yang terlarang,” lanjutnya.

Diketahui penghuni Rutan Kendari ini, 690 (enam ratus sembilan puluh) orang, diluar dari titipan kejaksaan yang ada di Polda dan Polres.

Perlu diketahui kegiatan razia ini dilakukan sesuai instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, sekaligus memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Nasional Ke-57 pada 27 April 2021 mendatang. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *