Oknum Pengacara di Kendari Diduga Lakukan Pengrusakan, Polisi Diminta Tindak Tegas Pelaku

  • Whatsapp

Ketgam: Kuasa Hukum Muhammad Saleh, SH., MH foto bersama keluarga besar Ahli Waris, Hj Gunawati usai melakukan konferensi pers, Selasa 4 Mei 2020. Foto: Edi Fiat.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Seorang oknum pengacara di Kota Kendari, dilaporkan ke Polda Sultra, karena diduga melakukan pengrusakan pagar pembatas lahan yang berlokasi di Jalan, Komjen DR HM Yasin, Kelurahan Kambu, Kota Kendari. Laporan yang dilayangkan oleh Hj Gunawati kepada Rizal, SH., MH berteman itu, dibuktikan dengan Bukti laporan Polisi oleh Kepala SPKT Cq Ka Siaga I AKP Muh Naim bernomor 149/V/2021/SPKT Polda Sultra tertanggal 3 Mei 2021 sekitar pukul 22.20 Wita, dengan laporan tindak pidananya itu adalah Undang Undang nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, pasal 170 KUHP, pasal 40 KUHP tentang pengrusakan secara bersama sama.

Dengan kejadian tersebut pihaknya (Hj Gunawati) melalui kuasa hukumnya, Muhammad Saleh SH, MH meminta dan berharap kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk menindak tegas terhadap pelaku Pengrusakan sesuai aturan yang berlaku.

“Klien kami sudah melaporkan tindak pidana pengrusakan sesuai tanda bukti laporan bernomor 149/V/2021/SPKT Polda Sultra tertanggal 3 Mei 2021 sekitar pukul 22.20. Laporan tersebut diterima oleh AKP Muh Naim selaku Ka Siaga I SPKT Polda Sultra. Kiranya pelaku pengrusakan tersebut dapat di tindak tegas dan di proses sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Muhammad Saleh awak media, Selasa 4 April 2021.

Adapun yang dirusak Rijal berteman tersebut Lanjut Saleh, yakni pagar, pintu pagar, pondok dan tanaman pisang. Itu dilakukan dilahan milik Hj Gunawati seluas kurang lebih 2 hektar yang telah dikuasai dengan bukti Surat Keterangan Tanah (SKT) tahun 2008 silam di Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu.


“Jadi pengrusakan yang dilakukan Rijal berteman tersebut, itu merupakan tindak pidana sesuai dengan KUHP pasal 170 KUHP dan pasal 406 KUHP tentang pengrusakan secara bersama sama. Saya kira sangat jelas, karena itu kami minta ini untuk diatensi dan diproses hukum,” jelasnya.

Disebutkan, pelaku pengrusakan di atas lahan milik klien Hj Gunawati itu adalah seorang pengacara dan dilakukan pada malam hari bersama dengan sejumlah warga lainnya.

“Sekali lagi kami meminta bahwa laporan kami di Polda untuk diproses hukum sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan. Tentunya harapan kami ada keadilan atas tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku,” tandasnya.

Di tempat terpisah Rizal SH MH yang ditemui awak media mengaku siap menghadapi Laporan Polisi yang dilaporkan Hj Gunawati di Polda Sultra. Selaku warga yang taat hukum akan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh penegak hukum.

“Itu hak mereka untuk melaporkan tindak pidana pengrusakan seperti dalam laporan di Polisi. Soal siapa yang merusak dan apa yang dirusak itu nanti kita lihat dalam proses hukum. Terlebih lagi di lahan yang dimaksud adalah lahan klien saya yang dibuktikan dengan sertifikat yang diterbitkan pada tahun 2007 oleh BPN Kendari,” ujarnya saat ditemui di kantornya di Kompleks Citra Land Kendari.

Tempat terpisah Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan terkait laporan atas dugaan pengrusakan yang diduga dilakukan oleh oknum pengacara tersebut, memang ada. Semalam masuk tanggal 3 April 2021. Dan baru di disposisi subdit rektorat.

“Jadi hari ini Subdit Direktorat sementara menyiapkan administrasi penyelidikan dan berencana akan mengundang pihak-pihak terkait untuk klarifikasi. (HS-EFI).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *