Begini Penjelasan Syahbandar Lapuko Soal Tongkang Pengangkut Nikel PT GMS Yang Nyaris Tenggelam

  • Whatsapp

 

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Sebuah Kapal Tongkang pengangkut ore nikel milik PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS) nyaris tenggelam di Desa Sangi-sangi, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang sempat viral dalam unggahan media sosial Facebook, dan beberapa pemberitaan belum lama ini.

Mendengar kejadian tersebut, pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) atau Kesyahbandaran Kelas III Lapuko, tak tinggal diam. Pihaknya dari tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) langsung bergerak cepat mengecek kejadian tersebut. Nah, apa yang diberitakan ikwal tersebut memang betul adanya Kapal Tongkang pengangkut ore nikel PT GMS nyaris Tenggelam. Disebabkan beberapa bagian Kapal Tongkang mengalami kebocoran. Hal tersebut diungkapkan oleh, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Lapuko, H. Arifuddin, SE., M.Si, Jumat 25 Juni 2021.

Arifuddin memaparkan kronologisnya, pada hari Minggu tanggal 30 Mei 2021 sekitar pukul 10:00 wita, Kapal TB Samudra Perkasa 8 mengandeng BG Arung Perkasa 09 bergerak sandar ke Jeti Laonti untuk melakukan proses pemuatan. Selama proses pemuatan kondisi kapal tongkang Arung Perkasa 09 dalam keadaan aman dan tidak terjadi sesuatu.

“Kapal tongkang Arung Perkasa 09 seharian melakukan pemuatan Ore Nikel milik PT GMS. Kondisi Kapal tersebut masih dalam keadaan aman. Pada hari Senin tanggal 31 Mei sekitar pukul 23:00 wita pemuatan selesai dilakukan. Karena pemuatan sudah komplit setelah itu TB Samudra Perkasa 8 persiapan untuk cashoff (berangkat atau lepas dari tempat tambat) dari Jeti Laonti menarik keluar BG Arung Perkasa 09 saat melakukan penarikan. BG 09 sehingga mengakibatkan haluan tongkang menungging dan setelah beberapa saat air laut sudah menggenangi bagian-bagian dek haluan,” papar Arifuddin kepada media ini.

Nah, Pada hari Selasa tanggal 1 Juni 2021 sekitar pukul 07 wita lanjut Syahbandar Lapuko menjelasakan, Kami melakukan pemeriksaan ternyata setelah dilakukan pengecekan haluan tongkang terjadi kebocoran akibat benturan-benturan batu yang berada di Jety.

Masih kata Amiruddin, pada saat itu juga crew kapal TB Samudra Perkasa 8 langsung mengatisipasinya, dengan melakukan pengurasan air yang masuk dalam tangki haluan kanan nomor 1 dan Tangki haluan tengah.

“Crew kapal TB Samudra saat itu juga telah dilakukan pengurasan air yang masuk dalam tangki dengan menggunakan mesin pompa. Dan sementara proses menguras air, pihak TB Samudra Perkasa 8 berkoordinasi dengan pihak Jetty atau master loading untuk segera melakukan pembongkaran (ore nikel) kembali muatan BG Arung Perkasa 09,” terangnya.

“Pembongkaran selesai yakni hari Jumat tanggal 4 Juni 2021 sekitar pukul 10:30 wita. Dan selanjutnya kapal berlayar menuju pelabuhan torobulu dengan kondisi tongkang kosong untuk melakukan perbaikan,” sambungnya. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *