Ini Harapan PLN UPDK Kendari Salurkan Bantuan Kepada Pembudidaya Hidroponik GAC

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – PT PLN UIKL Sulawesi Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Kendari menyalurkan bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada salah satu pembudidaya Hidroponik yang ada di Kota Kendari yakni, Kelompok Tani Hidroponik Griya Asri Cendana (GAC) yang beralamatkan di Perumahan Griya Asri Cendana, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Jumat, 25 Juni 2021.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Manager PT PLN UPDK Kendari, Muh Rusli Sain, kepada penanggung jawab Kelompok Tani Hidroponik GAC, selaku yang melaksanakan usaha produktif tanaman hidroponik ini.

Ketgam: Brigadir Lilik Handayani saat memperlihatkan kepada rombongan PT PLN UIKL Sulawesi UPDK Kendari, dan Dinas Pertanian Kota Kendari, berupa hasil olahan dari tanaman Hidroponik. Foto: Edi Fiat.

“Kami berharap melalui program CSR yang kali ini menyasar sektor ekonomi produktif tanaman hidroponik ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, mengurangi angka pengangguran dan tindak krimininalitas, terlebih di saat pandemi Corona seperti sekarang ini,” kata Muh Rusli Sain.

Olehnya itu, ia berharap dengan adanya penggelontoran dana CSR oleh PT PLN UPDK Kendari melalui program PLN Peduli ini masyarakat terutama tergabung dalam kelompok tani GAC ini dapat terus meningkatkan tanaman dan bisa membuat kelompok-kelompok tani baru dengan memberdayakan masyarakat sekitar.

Ketgam: Brigadir Lilik Handayani sedikit menjelasakan manfaat bagi kesehatan dari tanaman hidroponik kepada rombongan PT PLN UIKL Sulawesi UPDK Kendari. Foto: Edi Fiat.

Di kesempatan itu pula, pihak PT PLN UPDK Kendari beserta rombongan turut melihat secara langsung area pembudidayaan tanaman hidroponik yang dikembangkan oleh pasangan suami-istri yang berprofesi sebagai abdi negara di korps Bhayangkara itu.

Ketua Kelompok Tani Griya Cendana Asri, Brigadir Aribowo Sugianto, yang menerima secara langsung bantuan tersebut menyampaikan penghargaan sekaligus apresiasinya atas kepedulian dari manajemen PLN UIKL Sulawesi UPDK Kendari yang telah memberikan bantuan dana.

Untuk diketahui tanaman yang dibudidaya oleh kelompok Tani GAC ini adalah, Selada, Kale Curly, Kale Nero, Kailan, Pakcoy, Caisim, Bayam Merah
Kangkung, Seledri, Daun Mint.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN UIKL Sulawesi UPDK Kendari yang telah bersedia membantu kami. Dan kami juga akan berupaya maksimal untuk terus mengembangkan kelompok tani Griya Cendana Asri ini,” ucap Aribowo Sugianto kepada awak media.

Ketgam: Ketua Kelompok Tani GAC, Brigadir Aribowo Sugianto ditemani istrinya Brigadir Lilik Handayani saat memperlihatkan hasil tanaman hidroponik yang siap di pasarkan kepada rombongan PT PLN UIKL Sulawesi UPDK Kendari dan Dinas Pertanian Kota Kendari. Foto: Edi Fiat.

Senada dengan itu, Brigadir Lilik Handayani, yang juga istri dari Brigadir Aribowo Sugianto menuturkan bahwa dalam mengelola tanaman hidroponik ini mereka memanfaatkan waktu senggang setelah pulang dari kantor.

Ia mengakui bahwa bertani dengan memanfaatkan waktu luang di tengah kesibukan akan rutinitas kantor memang tidak semua orang bisa melakukannya. Namun, dengan segala usaha yang tekun dan disiplin semua proses dalam pengelolaan hidroponik bisa berjalan dan berkembang seperti saat ini.

“Saat ada waktu luang kami maksimalkan untuk mengurusi dan merawat tanaman sayuran hidroponik. Sebelum pergi piket dan sesudah pulang piket kita selalu sempatkan waktu untuk mengurusi tanaman dan Alhamdulillah berhasil,” jelasnya.

Ia juga mengatakan selain memanfaatkan waktu luang, juga untuk menyalurkan hobi serta untuk menciptakan lapangan kerja sampingan bagi masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Saat ini, hasil dari tanaman tersebut sebagian dipasarkan ke berbagai swalayan dan sebagian lagi diolah menjadi berbagai aneka minuman.

Ditempat yang sama, Muhtiar Penyuluh Pertanian Kelurahan Kambu mengatakan, sangat mengapresiasi dengan pembudidaya GAC ini. Memang tanaman hidroponik ini sangat berpotensi untuk dikembangkan, karena sayur-sayuran kita di Kota Kendari ini didatangkan dari luar Kota Kendari setibanya di Kendari tentunya sangat berbeda.

Kemudian pembudidaya ini juga tentunya bisa membantu mendapatkan kelompok di kalangan petani hidroponik ini.

“Hidroponik sebenarnya sangat santai untuk dibudidayakan, beda dengan konfesional lainnya, yang penting tanaman hidroponik ini diatur perawatannya,” jelasnya.

“Sementara prospek penjualan tanaman atau komoditi hidroponik ini sudah masuk di hotel-hotel, dan mini market,” sambung Muhtiar. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *