Diduga Garap Hutan Lindung, PT AMI Bakal Dilapor ke Mabes Polri

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, JAKARTA – Dewan Pengurus Jaringan Pemerhati Pertambangan Indonesia (JAPPI) mendesak Mabes Polri untuk segera menangkap dan Memeriksa Direktur PT. Akar Mas Internasional (AMI), diduga melakukan illegal Mining di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Umum Dewan Pengurus Jaringan Pemerhati Pertambangan Indonesia (JAPPI), Akril Abdillah membeberkan, PT. AMI diduga melakukan illegal Mining secara masif dan sistematis didalam kawasan hutan lindung tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Hal tersebut bertentangan dan melanggar UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pasal 50 ayat (3) huruf g jo. Pasal 38 ayat (3).

“Kami menduga PT. AMI dalam melakukan aktivitas pertambangan tanpa mengantongi atau tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan,” ujar Akril, Kamis 15 Juli 2021.

Ia (Akril) menyampaikan bahwa, keberadaan PT. AMI diduga ilegal, karena tak mengantongi IPPKH dan melakukan aktivitas penambangan diluar IUP yang dimiliki. Hal tersebut tentu ada upaya melawan aturan perundang-undangan yang telah di atur dalam pasal 38 ayat (3) UU No 41 Tahun 1999 Tentang kehutanan (UU kehutanan).

“Dari hasil investigasi yang kami lakukan PT. AMI diduga melakukan pengangkutan ore nikel tetapi tidak memiliki izin tersus, hal ini tentu telah merugikan negara,” pungkasnya. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *