Kejati Sultra Tahan Kadishub Sultra Hado Hasina Saat Hadiri Panggilan Tahap II

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI  | Kejaksaaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya menahan Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina bersama La Ode Nurrahmat Arsyad terkait dugaan Korupsi Manajemen rekayasa Lalulintas di Kabupaten Wakatobi

Kepala Dinas Perhubungan aktif Hado Hasina di tahan saat mengahadiri panggilan tahap II Oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Tenggara

Bacaan Lainnya

Hado Hasina selanjutnya di bawa oleh pihak kejaksaan menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari dengan menggunakan rompi yang bertuliskan Tahanan Kejaksaan, Rabu 28 Juli 2021, sekitar pukul 17:00 Wita

Keberadaan Hado Hasina bersama Laode Nurrahmat di Rutan Kendari, dibenarkan oleh Kepala Rutan Negeri Kelas IIA Kendari, Iwan Mutmain, yang dikonfirmasi via telepon selulernya

“Iya tadi sore kita terima penahanan Hado Hasina bersama Laode Nurrahmat Arsyad sekitar pukul 17:00 wita,” ungkap Kepala Rutan Negara Kelas IIA Kendari

Sementara itu, dikonfirmasi pihak Kejati Sultra melalui Kasi Penkum Kejati Sultra Dody, SH mengatakan, kasus tersebut sudah tahap II, Dan Kejati Sultra langsung menahannya

“Hado Hasina dan Laode Nurrahmat Arsyad tadi langsung ditahan di Rutan Negara Kelas IIA Kendari,” ungkapnya

Kasus yang melibatkan Kadishub Sultra aktif tersebut diketahui bermula saat Dishub Sultra bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Halu Oleo pada tahun 2017 lalu

Sekitar tahun 2020 Kejati Sultra mengendus adanya kerugian negara dalam proyek tersebut, sehingga memeriksa sejumlah pihak termasuk Kadis hub Sultra, Hado Hasina

Langkah tegas yang dilakukan Kejati Sultra tersebut merupakan wujud komitmen korps Adhyaksa dalam menegakan hukum di bumi anoa

Kejati Sultra, tidak memberikan ruang bagi terduga korupsi untuk bebas, apalagi mengulangi perbuatannya

Hal tersebut, sekaligus menjawab kritikan sejumlah elemen terhadap Kejati Sultra dalam memproses kasus dugaan korupsi rekayasa manajemen lalu lintas di Kabupaten Wakatobi

(Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *