Pengusaha BBM di Konawe Mengaku Diintimidasi Oknum Wartawan

  • Whatsapp

Salah satu bukti percakapan salah satu oknum wartawan inisial M kepada suami Irma.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Salah seorang Pengusaha Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Konawe, mengeluhkan sejumlah oknum yang mengaku wartawan (berjumlah tiga orang salah satunya inisial M) diduga melakukan intimidasi pada dirinya. Hal tersebut diungkapkan Irma dalam keterangan persnya, Senin 23 Agustus 2021.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Irma, sejumlah oknum wartawan tersebut kerap menerima pesan via whatsap suaminya bernama Ardan terkait aktivitas yang dilakukannya. Dalam pensannya, meminta pengertian terkait kegiatan yang dilaksanakan. Oknum wartawan tersebut, juga meminta bantuan dengan iming-iming akan mengkomunikasikan terkait persoalan yang menurutnya diusut oleh rekan- rekannya.

“Mohon ijin pak bosku, siapa tau bisa kami di bantu” kebetulan kami ada kegiatan juga, adapun sama teman” nanti saya atur dan bahasakan sama mereka berdua, saya secara pribadi mengerti pak 🙏🏻,” ungkapnya dalam pesan Whatsap yang dikirim oknum wartawan tersebut.

Sebelumnya, oknum yang mengaku wartawan tersebut, juga terlebih dulu mengirimkan berita kepada pengusha tersebut, dan akan menerbitkannya. Tidak hanya menerbitkan berita, namun akan menggelar aksi demonstrasi dan melaporkan secara resmi aktifitas pengusaha yang dinilainya bermasalah tersebut.

“Mohon ijin pak beritanya segera kami terbitkan dan akan menindak lebih lanjut demonstrasi dan melaporkan secara resmi. 👌🏻👍🏻🙏,” bunyi pesan whatsap yang dikirimkan kepadanya, beber Irma kepada media ini, Senin 23 Agustus 2021.

Menurut Irma, aktivitas perusahaannya tidak bergerak dibidang BBM bersubsidi, melainkan BBM industri.

“Saya juga merasa heran dari sekian pembeli solar kenapa saya terus yang disoroti. Saya mengakui bahwa memang ijin usaha saya belum ada, hanya masih dalam proses. Ituji saja kendalanya,” terangnya.

“Kok sampai saya di serang terus. Padahal banyak orang yang beraktivitas seperti itu,” kesal Irma menambahkan.

Irma juga menyatakan, pada dasarnya saya juga tidak keberatan jika diminta bantuan. Hanya saja, permintaan bantuan tersebut diawali masalah dan membawa-bawa aktivitasnya. Alhasil, suaminya mengirim balasan what’s app yang menohok kepada oknum yang mengaku wartawan tersebut.

“Iya nti lain kali pak, lain kali klu tujuanya bgtu baiknya tdk usah fhoto silatuhrami sj klu mmg lg ada apa salahnya berbagi,” ungkapnya kutipan balasan suami Irma.

“Jd kt biarkan sj. Krn sama skli 1 literpun itu bbm bersubsidi tdk ada kami pakai,” jawabnya lagi. (Tim Redaksi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *