IMA Minta Trans Studio Kendari Libatkan Pelaku UMKM

  • Whatsapp

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Indonesian Marketing Association (IMA), menyambut positif kehadiran trans studio di Kota Kendari, dengan catatan pihak trans juga harus memperhatikan Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini disampaikan oleh Presiden IMA Chapter Kendari La Ode Rahmat Apiti dalam rilis pers yang diterima redaksi media ini, Rabu, 8 Maret 2021.

Menurut Rahmat Apiti, rencana opening trans studio pada Bulan Desember mendatang merupakan potensi yang harus dibidik.

Bacaan Lainnya

“Ini momentum bagi Pelaku UMKM untuk bermitra dengan pihak trans dengan catatan pihak trans membuka diri untuk bermitra dengan UMKM,” ujarnya.

Lanjut Rahmat, ada ratusan Pelaku UMKM di kota Kendari dan sebagian produknya sudah memenuhi standar untuk masuk mall.

“Pihak trans jangan hanya jadikan asesoris UMKM, tapi jadikan mereka sebagai mitra strategis,” jelasnya.

Beberapa UMKM sudah mengeluh karena harga yang ditawarkan pihak mall super mahal.

“Sebaiknya beri harga subsidi pihak UMKM untuk menyewa, skemanya ada dua cara, pihak trans dan pemerintah bisa mensubsidi harga kontrak untuk UMKM,” imbuh Rahmat.

Olehnya itu, ia mengusulkan kepada pihak trans agar satu lantai diberi ruang UMKM untuk berjualan. Kemudian satu lantai misalnya tuk foodcourt khusus dari UMKM.

“Jangan banjiri Kendari dengan produk- produk waralaba karena hanya mematikan UMKM. Dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan upaya mediasi antara pelaku UMKM dan Trans serta meminta pihak pemkot melakukan mediasi,” tegas Komisaris Bank Sultra ini.

“Jangan biarkan UMKM berjuang sendiri, karena berbagai badai krisis ekonomi yang melanda UMKM tetap eksis. Ruang dialog harus di buka, dan pihak trans mau berdialog dengan pihak UMKM. Kalau mereka menutup diri tentu akan melahirkan gejolak sosial jadi sebaiknya buka ruang dialog,” sambungnya. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *