Karyawan PT Nasrun Djam Gasindo Diduga Bawa Kabur Tabung Gas, Perusahaan Diminta Bertanggungjawab

  • Whatsapp

Tagung Gas LPG 3 Kilogram. Dok: Ist.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Oknum sopir berinisial B yang merupakan Sopir/Karyawan PT Nasrun Djam Gasindo diduga membawa kabur tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) berukuran 3 Kilogram milik beberapa Pangkalan yang menjadi mitranya di Kota Kendari.

“Untuk Kasus tabung yang diduga dibawa kabur oleh sopir inisial B ini, sepengetahuan saya sebanyak kurang lebih 1000 (seribu) tabung. Tabung yang diperkirakan kurang lebih 1000 tersebut, diduga diperoleh dari sekitar belasan Pangkalan yang ada di Kota Kendari,” ungkap salah satu Pangkalan Gas yang tidak mau diberitakan ini.

Salah satu pemilik Pangkalan yang tak mau disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa, Tabung gas LPG 3 Kilogram yang dibawa kabur oleh Sopir tersebut sebanyak 100 tabung.

“Kalau Tabung di pangkalan ku itu bapak dia bawa kabur sekitar 100 tabung, sampai sekarang ini belum ada gantinya. Mestinya pihak PT Nasrun Djam Gasindo ini bertanggungjawab atas perbuatan sopirnya tersebut. Karena oknum Sopir tersebut adalah karyawannya. Ndak bisah to PT Nasrun Djam Gasindo ini diam,” tegas salah satu pemilik pangkalan ini.

“Kejadiannya, sekitar bulan 7 tahun 2018 lalu, dan sebelum kejadian itu bapak sopir sebelum mengisi atau menukar tabung kami, dia ambil terlebih dahulu tabung kosong kami, tapi setelah kejadian dirubah lagi sistemnya yaitu langsung baku tukar,” ungkap tegas menambahkan.

Atas kejadian para korban akibat ulah sopir tersebut, Kami sudah beberapa kali menanyakan persoalan tersebut ke pihak perusahaan namun tak membuahkan hasil.

“Bosan mi saya pergi urus ke Perusahaan (PT Nasrun Djam Gasindo) kaya kita dimusuhi saja, katanya itu Pak Jaya dia sudah lapor kepada pimpinan perusahaan, tapi ini sudah berapa tahun tidak ada kejelasan, baru masa kita minta bukti bahwa dia sudah lapor polisi, dia bilang bukan urusan ta. Inikan aneh,” kesalnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Kami juga sudah beberapa kali meminta bantuan untuk dipinjamkan tabung, tapi pihak perusahaan enggan membantu.

“Sudah berapa kali mi saya bermohon minta pinjam tabung, karena dimana lagi kita mau ambil uang untuk beli tabung, saya hanya bermohon walaupun tidak diganti minimal kita dikasih pinjam saja. Tapi apa yang kita dapatkan. Sama, sama sekali kami tidak direspon,” keluhnya.

“Olehnya itu, sekali lagi saya meminta kepada pihak PT Nasrun Djam Gasindo untuk bertanggung jawab atas perbuatan sopirnya tersebut. Karena sopir tersebut adalah karyawan PT Nasrun Djam Gasindo,” sambungnya.

Hingga berita ini tayang belum mendapatkan konfirmasi dari pihak PT Nasrun Djam Gasindo. Dan wartawan media ini akan mencari tau kantor PT Nasrun Djam Gasindo untuk melakukan konfirmasi guna keberimbangan berita. (Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *