Gelar Kampanye Sampah, Ketua HMJ Ilmu Kelautan : Bersama Kita Perangi Sampah

  • Whatsapp

Ketgam: Suasana mengimplementasikan sampah. Dok: Ist.

SENTRALSULTRA.ID, – KENDARI – Buanglah sampah pada tempatnya, tentu sudah sangat familier di telinga semua orang, bahkan instruksi tersebut terus dikampanyekan dihampir setiap kegiatan. Meskipun demikian, sayangnya poster-poster tersebut nyaris seperti tulisan semata yang tidak pernah diimplementasikan. Hal tersebut tentu sangat miris meng­ingat bahaya yang ditimbulkan apabila membuang sampah sembarangan.

Bacaan Lainnya

Kebiasaan buruk masyarakat terkait sampah tentu tidak lepas dari pengaruh lingkungan yang membentuk karakter ‘kumuh’. Tentu melawan perilaku yang tidak terpuji tersebut tidaklah gampang. Karena itu, pendidikan karakter perlu disampaikan sedini mungkin. Yaitu diawali dengan lingkup yang paling kecil, keluarga.

Pendidikan secara umum didefinisikan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Indikator keberhasilan dari sebuah pendidikan adalah terbentuknya karakter manusia yang mampu berkontribusi untuk kepentingan masyarakat. Kontribusi yang dimaksud tentu mulai hal yang sangat kecil yaitu perilaku sederhana membuang sampah pada tempatnya, yang belakangan ini jarang kita temui.

Sampah pun menjadi sebuah dilema dan masalah, karena di satu sisi masih dibutuhkan, tetapi di sisi lain belum mampu dikelola dengan baik. Sejauh ini , kebijakan-kebijakan yang dibuat untuk mengurangi penggunaan plastik belum cukup. Hal ini menjadi perhatian bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO). Setelah menyelenggarakan Dialog Publik beberapa Minggu lalu dengan Tema “Sampah dan Masa depan Laut Sultra” yang di hadiri Pemateri dari Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari L.M Rajab Jinik, S.Sos., M.Hum dan Ketua Iskindo Sultra Ahmadan Taqwir, S.Kel., M.Si.

HMJ Ilmu Kelautan UHO memanifestasikan Upayanya dalam memerangi sampah dalam bentuk aksi Kampanye sampah yang di lakukan di Water Sport Kendari 24 Oktober 2021 dan dibuka langsung oleh Ketua jurusan Ilmu Kelautan L.M Yasir Haya, ST., M.Si., Ph.D.

Dalam sambutannya beliau (L.M Yasir Jaya) menyampaikan bahwa, kegiatan yang kita lakukan hari ini merupakan aksi nyata yang dapat memerangi sampah ini dapat menjadi kegiatan rutin dan bukan hanya untuk kepengurusan Himpunan periode ini, akan tetapi dapat dilakukan turun-temurun Pada periode-periode selanjutnya, mengingat persoalan sampah merupakan masalah serius bagi laut Sultra.

Ditempat yang sama, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan UHO, Muhammad Arjuna Sakti menuturkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari dialog Publik yang diselenggarakan beberapa minggu lalu yang merupakan upaya untuk memerangi Sampah, terkhusus sampah di Laut Sultra.

“Persoalan sampah di Sultra, merupakan persoalan yang cukup urgent, pasalnya bermuara pada kesadaran setiap Individu. Olehnya itu lewat kampanye sampah ini,
Kami berupaya dan berharap untuk membangun kesadaran setiap individu untuk bersama-sama memerangi Sampah,” papar Arjuna Sakti dalam pres rilisnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Himpunan Ilmu Kelautan pun menjelaskan bahwa, Pemerintah telah mengambil langkah strategis dengan menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, serta Perpres Nomor 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut, yang di dalamnya memuat rencana aksi penanganan sampah plastik di Laut tahun 2018-2025. Tetapi bahwa regulasi pengelolaan sampa lewat Perpres tersebut tidaklah cukup membangun kesadaran masyarakat hingga Kami sangat mengharapkan lewat kegiatan ini dapat terbangun kesadaran seluruh elemen lapisan masyarakat, bahwa Sampah adalah musuh bersama dan laut bukan tong sampah.

“Mengingat belum ada regulasi daerah soal sampah, Kami berharap agar kegiatan kampanye sampah melalui aksi nyata di lapangan mendapat perhatian dari Pemerintah. Mari kita berfikir sama-sama soal regulasi ini manakala kita satu presepsi bahwa Sampah adalah masalah yang sangat serius. Kamipun mengajak seluruh elemen masyarakat, OKP dan juga Instansi terkait yang terbangun kesadarannya soal sampah agar bersama-sama dalam kampanye sampah,” harap Wakil Ketua Himpunan Ilmu Kelautan Leo Waldin.

“Daripada itu kami ingin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan kegiatan tahunan tetapi kegiatan yang akan rutin kami lakukan setiap Minggu untuk mewujudkan cita-cita bersama yaitu Sultra tanpa Sampah,” tegas Wakil ketua HMJ Ilmu Kelautan Leo Waldin menambahkan. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *