KPK Diminta Tangkap Ketua DPD Partai Gerindra Sultra Terkait Dugaan Suap Izin Tambang

Ketgam: Forum Pemuda Pemerhati Pertambangan Indonesia saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Dok: Ist.

SENTRALSULTRA.ID, JAKARTA – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Forum Pemuda Pemerhati Pertambangan Indonesia (FPPPI) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) dan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Senin 6 Desember 2021. Aksi tersebut tak lain adalah terkait dugaan suap Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diduga dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sultra (Andy Ady Aksar). Pasalnya telah diketahui, mantan Bupati Kabupaten Konawe Utara Aswad Sulaiman ditangkap dengan kasus Korupsi pertambangan diduga disuap oleh Ketua Partai Gerindra tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum FPPPI, Landy Arnet, kepada media ini melalui pres rilisnya.

Bacaan Lainnya

“Mantan Bupati Konut Aswad Sulaiman ditangkap karena persoalan korupsi yang diduga melibatkan Ketua Partai Gerindra, Andy Ady Aksar. Perlu diketahui bahwa KPK telah mendalami kasus tersebut hingga melakukan pemeriksaan terhadap Andy Ady Aksar selaku Direktur PT. Tambang Wisnu Mandiri, akan tetapi sampai saat ini belum ada titik terang,” ungkap Landy Arnet.

“KPK harus segera menuntaskan kasus dugaan keterlibatan Ketua DPD Partai Gerindra terkait hal ini, jika memang terbukti seharusnya KPK telah melakukan tindak lanjut sesuai UU yang berlaku terhadap Ketua partai Gerindra Sultra tersebut,” ungkapnya menambahkan.

Lanjut, Landy juga menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh kinerja KPK RI untuk menuntaskan hal ini

“Saya mendukung Kinerja KPK sekaligus mendesak agar secepatnya Andy Ady Aksar ditetapkan tersangka jika sudah terbukti”, tegasnya.

Landy juga menambahkan bahwa, Saat ini Andy Ady Aksar tengah menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Sultra, olehnya itu sangat tidak etis jika pimpinan Partai mencoba bermain-main masalah hukum soal pertambangan, karena hal itu dapat merusak nama baik partai Gerindra.

“Saya Sarankan kepada DPP agar melihat hal ini sebagai pelajaran untuk menjaga wibawa Partai Gerindra dan tentunya segera mencopot Andy Ady Aksar sebagai Ketua DPD Partai Gerindra wilayah Sultra,” terangnya.

Masih kata Landy mengatakan bahwa, Saya secara kelembagaan akan melakukan aksi demonstrasi di gedung KPK untuk mendesak dan menangkap Andy Ady Aksar soal dugaan kasus modus permainan Jual/Beli pinjam pakai dokumen dan dugaan suap izin usaha pertambangan, dan saya pastikan akan menyuarakan hal ini ke Kantor DPP Partai Gerindra sebagai bahan pertimbangan,” tutupnya.

Hingga berita ini tayang, dikonfirmasi kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sultra, Andy Adi Aksar melalui pesan watshapnya belum memberikan jawaban. (Redaksi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.