Pasca Bentrok, Ditreskrimsus Imbau Warga Sultra Bijaklah Bermdesos, Jangan Mudah Terprovokasi

Ketgam: (Tengah) Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol, Ferry Walintukan, (Kanan) Dirkrimsus Kombes Pol Heri Tri Maryadi, (Kiri) Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto saat menggelar konferensi pers terkait bentrok yang terjadi di Kota Kendari. Dok: Edi Fiat.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Pasca bentrok, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus), mengimbau Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) terkhusus Kota Kendari, agar tetap tenang dalam menerima informasi yang mungkin kebenaran belum diketahui persis atau jelas. Intinya warga tentunya bijaklah dalam ber Media Sosial (Medsos). Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi menerima informasi seperti situasi sekarang ini, tentunya masyarakat kita inginkan lebih jeli, lebih hati-hati jika menerima informasi. Hal tersebut di sampaikan oleh Direskrimsus Kombes Pol Heri Tri Maryadi saat menggelar konferensi pers terkait pertikaian antar Pemuda di Kendari yang terjadi pada hari Kamis 16 Desember 2021 (red), Sabtu 18 Desember.

Bacaan Lainnya

“Kami imbau masyarakat Sultra terkhusus di Kota Kendari ini, jangan asal menerima informasi lalu mempercayainya. Tentunya perlu ke hati-hatian, dan jangan mudah terhasut atau terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kadang
Informasi yang disebar, digiring sehingga menimbulkan keresahan dan kecemasan akibat adu domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Nah, hal seperti itu tentunya kita tidak inginkan. Dan semoga hal tersebut tidak terjadi kepada kita semuanya dan saya juga tentunya meminta kepada teman-teman media untuk mengedukasi masyarakat sekitar agar kiranya tidak terhasut atau terprovokasi kepada informasi yang sumbernya belum jelas kebenarannya,” ungkap Kombes Pol Heri Tri Maryadi kepada awak media.

Ketgam: Suasana Konferensi pers berlangsung di aula Ditreskrimum Polda Sultra. Dok: Edi Fiat.

“Kiranya masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya kepada informasi yang belum jelas sumber informasi, sehingga menimbulkan keresahan kepada masyarakat. Artinya tidak boleh kita menduga-duga. Kemudian kita inginkan jangan menyebarkan berita-berita atau video yang tidak benar. Apa bila kita menyebarkan berita hoax atau tidak benar, tentu ada sangsi, disitu ada undang-undang ITE, disitu ada pasal dan hukumannya. Dan apabila kedapatan dan terbukti menyebarkan berita hoax kami pastikan menangkapnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut Heri mengungkapkan, kemudian juga, Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuat video-video yang tidak bermutu. Kadang-kadang disitu masyarakat berkomentar yang tidak benar. Akhirnya memperkeruh keadaan.

“Namun itu jika terjadi, Kami minta kepada teman-teman yang memahami bahaya atau dampak dari ITE, kiranya dapat memberikan motifasi agar berhati-hati dalam bermedia sosial,” jelas Heri Tri Maryadi.

Di samping itu, Kombes Pol Heri Tri Maryadi menyampaikan, agar Masyarakat tetap tenang beraktivitas seperti biasanya.

“Jangan takut untuk keluar rumah, dan bekerjalah seperti biasa, karena di setiap wilayah ada TNI Polri yang mengamankan situasi wilayah. Dan tentunya jangan lupa berdoa agar Allah SWT melindungi kita semuanya. Amin,” pungkasnya.

Dimana sebelumnya, 17 Desember 2021, Kasubbid Pemnas, Kompol Roni Syahendra mengatakan, atas perintah Kapolda Sultra personil sampai saat ini masih siaga di lapangan, biar masyarakat tetap aman beraktivitas. Makanya anggota kita sekarang masih berjaga-jaga di jalan. Ada yang di Kendari beach, Ranomeeto, Perbatasan Kendari Konawe (Puuwatu), bahkan personil kita menginap di lapangan.

“Tentunya ini kita berikan rasa aman kepada masyarakat. Masyarakat aman, bumi anoa Sultra tentunya juga aman,” terang Kompol Roni Syahendra saat dihubungi via telepon oleh Sentralsultra.id

“Masyarakat tidak usah takut, tidak usah panik, tetap beraktivitas seperti biasa. Mari sama-sama menjaga daerah kita ini. Kalau situasi daerah kita aman, kan masyarakat sendiri juga yang menikmati beraktivitas,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kompol Roni mengungkapkan, pihaknya juga perihatin atas kejadian kemarin. Olehnya itu mari kita jaga daerah kita ini. “Kalau daerah damai, seluruh masyarakat Kendari juga yang menikmatinya,” tutupnya. (Edi Fiat)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.