Lurah Anaiwoi Kendari Gelar Pemilihan Ketua RW dan RT Periode 2022 – 2026

Ketgam: Suasana pemilihan ketua RW dan RT. Dok: Edi Fiat.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari menggelar pemilihan Ketua RW 03 dan Ketua RT 06, 07, 08 dan Ketua RT 09 Periode 2022 – 2026. Hal tersebut disampaikan Lurah Anaiwoi Endang Sudiarto saat ditemui di lokasi tempat pemilihan di RW 03, RT 08, Rabu 22 Desember 2021,

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah hari ini kita mengadakan pemilihan Ketua RW 03 dan RT 06, 07, 08, dan RT 09. Prosesnya pemilihannya, alhamdulillah berjalan lancar tanpa kendala dan inilah yang kita ingin dan harapkan,” ujar Endang kepada Sentralsultra.id saat meninjau proses berjalannya pemilihan ketua RW dan RT.

Menurut mantan lurah Kadia ini, bahwa pemilihan yang digelar di RW 03, RT 08 itu, warga sangat antusias mengikutinya. Dimana, dari total warga yang memilih atau menentukan pilihannya itu kurang lebih 200 Kepala Keluarga (KK), alhamdulilah warga sangat beramai-ramai mengikuti proses berjalannya pemilihan dengan standar protokol kesehatan yang berlaku.

“Selama tahapan atau proses pemilihan, alhamdulilah berjalan lancar dan tentunya juga ini kita kedepankan proses demokrasi. Karena negara kita adalah negara demokrasi, tentu prosesnya juga dilakukan secara transparansi,” terangnya.

Sementara itu, pelaksanaan pemilihan juga kata Lurah mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Hal tersebut untuk mencegah penularan Covid-19.

Dikesempatan itu, Lurah Anaiwoi berharap kepada Ketua RW dan RT terpilih nantinya dapat bekerja semaksimal mungkin khususnya dalam membantu masyarakat.

“Siapapun yang terpilih, itu yang harus kita dukung. Dan yang terpilih dapat menjadi contoh yang baik dalam melayani masyarakat,” terangnya.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Pemilihan RW dan RT, Umar Tawulo mengatakan, alhamdulillah kegiatan pemungutan suara hari ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. “Antusias masyarakat dalam menentukan hak politiknya hadir sekitar 95 persen,” ujarnya.

Umar Tawulo menjelaskan aturan atau proses berjalannya pemilihan diantaranya itu sudah ada kartu pemilihnya atau surat panggilan berdasarkan identitas yang jelas sebelumnya diberitakan kepada peserta.

“Kalau tidak ada surat panggilan kita tidak berikan hak untuk memilih. Bisa memilih tapi harus memperlihatkan KTP asli dan Fotokopi KK. Artinya kita lihat betul apakah ia benar-benar asli warga RW 03 atau bukan,” jelasnya.

“Selaku Ketua panitia penyelenggara berharap, mudah-mudahan ini, karena pemilihan sangat demokratis, dan kedepannya tidak ada lagi warga yang saling komplain karena ini dilakukan secara terbuka dan mudah-mudahan para ketua terpilih ini mewakili warga RW 03 para RT nya,” sambungnya.

Salah satu Tokoh Masyarakat yang berdomisili di RW 03, H. Yunus Toondu, SH mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan waktu, tenaga, tempat, tahapan guna pelaksanaan pemilihan Ketua RW dan beberapa RT yang berjalan begitu aman dan layaknya pemilihan RT dan RW ini yakni pemilihan tingkat legislatif. Dan tentunya juga kami selaku Tokoh Masyarakat RW 03 ini mengharapkan kepada yang terpilih agar komunikasi kepada masyarakat tetap terjalin dengan baik.

“Kepada Ketua RW dan RT masing-masing yang terpilih, kiranya komunikasi antar sesama warga terkhusus di lingkungan RW dan RT masing-masing ini tetap dibangun dengan baik. Harapan kami satu-satunya adalah bisa mengayomi dilingkungan rukun warga dan rukun tetangga ini. Itu harapan kami,” pintanya.

Sementara itu salah satu Calon RW 03, Abd Nur Alam mengatakan, jika dirinya terpilih tentunya akan menjalankan fungsi dan tupoksinya sebagai RW dengan baik berdasarkan aturan.

“Saya akan menghargai dan merangkul RT masing-masing di RW 03 dan bekerja sama dengan baik,” ujarnya.

Di kesempatan itu, pihaknya mengapresiasi kepada panitia, kok pemilihan RW dan RT ini layaknya pemilihan DPRD, Wali Kota, Presiden. Memang ini sangat bagus pelaksanaannya. Semoga yang lain kedepannya bisa menjalankannya juga seperti ini.

“Pelaksanaan ini memang secara demokrasi, artinya semua calon ini mendaftar pada saat dibentuknya panitia seleksi pelaksana kepada warga,” urainya. (Edi Fiat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.