Kantor Dinsos Kendari Terbakar, Nahwa Umar : Manfaatkan Gedung yang Ada Untuk Sementara Waktu

  • Whatsapp

Ketgam: Sekertaris Kota Kendari Nahwa Umar saat memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor Dinas Sosial Kota Kendari. Dok: Ist.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kendari yang berlokasi di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia ludes terbakar pada hari Rabu 5 Januari 2022 sekitar pukul 18:10 Wita Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan 2 (dua) bangunan utama dari 9 (sembilan) ruangan kantor di 5 (lima) bidang hangus dilalap si jago merah. Beruntung, dalam peristiwa tersebut masih menyisakan satu unit bangunan tepat di depan bangunan utama yang terbakar.

Bacaan Lainnya

Hari ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, SE., MM., menyempatkan diri untuk mengunjungi secara langsung lokasi kebakaran di kantor Dinas Sosial Kota Kendari, Kamis 6 Januari 2022. Dalam kesempatannya, Sekda Kota Kendari mengatakan bahwa, kebakaran yang terjadi merupakan sebuah musibah yang tidak bisa di prediksi. Namun, pelayanan Dinas Sosial Kota Kendari kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan memanfaatkan gedung yang tidak terkena dampak kebakaran dan memasang tenda darurat di halaman kantor Dinas Sosial Kota Kendari.

Dirinya juga meminta kepada Dinas Sosial Kota Kendari dan pihak-pihak terkait untuk segera menghitung kerugian akibat kebakaran tersebut yang meliputi sarana dan prasarana di Dinas Sosial Kota Kendari, agar sarana dan prasarana tersebut dapat segera diadakan kembali menggunakan dana darurat atau dana tak terduga dari Pemerintah Kota Kendari.

“Kepada seluruh pegawai Dinas Sosial Kota Kendari agar tetap semangat dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, karena kita ketahui di Dinas Sosial ini adalah tempat masyarakat melakukan proses dan mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, akibat dari kebakaran tersebut kerugian berkisar 1 Miliar rupiah.

“Yang pastinya, nanti teman-teman dari aset yang akan menghitungnya secara pasti,” ujarnya

Rauf mengungkapkan terkait data-data yang ada di kantor Dinsos ini mengatakan, secara fisik tentunya sudah habis terbakar, akan tetapi perlu diketahui, data-data sekarang ini kan berdasarkan aplikasi. “Jadi kalau saya pikir, sudah pasang listrik dan hidupkan kembali Wifi nya, tentunya akan terkoneksi semuanya. Dan insha allah data dimaksud akan muncul semua nama-nama yang sudah di imput. Artinya data kita aman,” terang Rauf.

Rauf juga menambahkan, pasca terbakarnya kantor ini tentunya kita tahu bersama bahwa, sekarang ini kan tahun baru. Tentunya ini yang menjadi pikiran kita semua, perhatian kita semua, dan sesegera mungkin kita hitung keperluan yang ada di dinsos dan akan sesegera mungkin kita usul ke pak Walikota.

“Jelasnya lagi saya katakan, nanti teman-teman dari aset yang hitung kembali untuk keperluan dinsos. Berapa banyak yang dianggarkan dan tentunya kita akan segera sorong atau setor ke pak Walikota,” ungkapnya.

“Saya pikir juga terkait pelayanan tetap kita buka. Hanya saja sarana dan prasarana kerja kita kena musibah. Dan atas perintah pak walikota juga, kita manfaatkan lahan yang ada dan tenda darurat kita akan tambah lagi untuk melayani masyarakat. Mulai hari ini,” lanjutnya.

Diketahui terkait data-data penerima jaminan asuransi jiwa dari data Penerima Bantuan Iuran (PBI) ungkap Rauf, penerima jaminan asuransi jiwa yang berkisar 83 ribu jiwa itu aman, untuk penerima PKH 9 ribu lebih tentunya juga aman, sedangkan untuk penerima bansos kurang lebih 11 ribu, jelas aman pula.

“Alhamdulillah data kita aman. Tinggal kita buka situs layanannya, disitu akan terlihat semuanya,” pungkasnya. (Edi Fiat)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *