Diduga Lakukan Pencabulan Anak Dibawah Umur, Oknum Staf Notaris di Konsel Diamankan Polisi

Oknum pegawai Notaris MA,

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim), Polresta Kendari berhasil mengamankan seorang terduga Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitriyadi mengatakan, adapun pelaku diketahui berinisial MA (27), pekerjaan salah satu staf notaris di Desa Amoito Siama, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Sedangkan korban berinisial RT (14), yang merupakan salah seorang warga Desa Duduria, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“MA ditangkap berdasarkan Laporan Polisi No.362 di SPKT Polresta Kendari tanggal 1 Juni 2022. Berdasarkan laporan tersebut unit PPA Satreskrim Polresta Kendari langsung melalukan penangkapan terhadap Tersangka MA yang diduga pelaku tindak pidana Cabul terhadap anak dibawah umur tersebut,” ungkap AKP Fitriyadi, Kamis 2 Juni 2022.

Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Konsel ini mengatakan, Tersangka MA ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah melakukan dugaan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan sebagaimana di maksud dalam pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No.17 Thn 2016 tentang Perpu No.1 Thn 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Atas perbuatannya tersebut, MA dijerat pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perpu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling sedikit 5 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan,” jelas Fitriyadi.

Fitriyadi menjelaskan, adapun kronologi kejadian mengatakan, sejak tahun 2018, bertempat di Desa Duduria, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konsel tepatnya di rumah milik seorang perempuan yang bernama TN, tersangka MA masuk ke dalam kamar korban RT, setelah itu MA langsung melakukan perbuatan cabul.

“Menurut pengakuan Korban juga bahwa kejadian tersebut sudah sering dilakukan MA. Namun karena korban sudah tidak tahan dengan Perlakukan tersangka yang sering mencabulinya, akhirnya pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2022, Korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya dan seketika orang tua Korban membawa anaknya ke Polresta Kendari untuk memberikan pelaporan kepada Polresta Kendari,” beber Fitriyadi.

“Setelah menerima laporan dan menemukan keterangan-keterangan dari Saksi hingga menemukan bukti permulaan yang cukup, Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari bersama dengan SPKT Polresta Kendari langsung mendatangi kediaman tersangka di Desa Duduria, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konsel, dan langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap, tersangka MA tidak melakukan perlawanan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP. Fitrayadi, S.Sos., S.H., M.H, menambahkan. (Edi Fiat)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.