Resmi Dilantik, Ipda Frans Rantealang, SH Berjanji Akan Bawa IPSI Konsel Semakin Maju dan Tingkatkan Prestasi Setiap Event

Ketgam: Ipda Frans Rantealang, SH saat menerima Bendera Pataka IPSI oleh Sekum IPSI Sultra, (Sabtu 4/6/2022). Dok: Edi Fiat.

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI – Kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), masa bakti 2022 – 2026 resmi dilantik. Pelantikan pengurus IPSI Konsel tersebut bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu 4 Juni 2022.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Sekertaris Umum (Sekum), DPD IPSI Sultra, Kapolres Konsel yang diwakili Kapolsek Moramo Utara, Kapolresta Kendari yang diwakili Kabag Perencanaan, Bupati Konsel yang diwakili dan sejumlah OPD Konsel.

Ketgam: Ipda Frans Rantealang, SH saat memberikan sambutan saat acara berlangsung. Dok: Edi Fiat.

Usai proses pelantikan tersebut dilanjutkan tontonan pergelaran pencak silat tapak suci yang dibawakan Mifta yang merupakan SDN 1 Langgea, Kabupaten Konsel.

Ketua IPSI Konsel terpilih, Ipda Frans Rantealang, SH usai dilantik pihaknya mengatakan, pihaknya berjanji akan membawa IPSI di Konsel semakin maju dan berprestasi.

Dikatakan Frans yang berprofesi sebagai abdi negara di Kepolisian menjelaskan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pencak silat adalah warisan budaya dari leluhur kita, yang dimana pencak silat adalah beladiri yang sejak awalnya sudah ada di negara kita ini.

Ketgam: Foto bersama pengurus IPSI Konsel, IPSI Sultra dan tamu undangan. Dok: Edi Fiat.

“Olehnya itu mari sama-sama menjaga bersama-sama dan kita kembangkan lebih baik lagi. Agar anak-anak kita dapat melanjutkan budaya beladiri kita ini,” ujarnya.

Lanjut Panit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra ini menjelaskan, bahwa pencak silat merupakan warisan budaya olahraga beladiri dan juga seni budaya .

“Sejak awal memang setiap kegiatan adat budaya kita selalu diselenggarakan dalam bentuk seni, demikian juga dalam hal untuk membela diri atau olahraga yang sekarang ini tempat untuk ajang prestasi bagi kita dengan adanya lomba-lomba dan event. Inilah salah satu yang memotivasi saya untuk menerima amanah dan di berikan oleh rekan-rekan dan teman-teman insan pencak silat di Konsel,” terang FR kepada Sentralsultra.id.

Ketgam: Foto bersama pengurus IPSI Konsel, Dok: Edi Fiat.

“Melalui kesempatan ini saya mengatakan bahwa seluruh pengurus IPSI Konsel dalam mengembangkan prestasi pencak silat ini, tentunya harus di mulai dari pembinaan usia dini. Agar melahirkan peserta-peserta yang berkembang dan berkemampuan yang lebih baik,” lanjutnya.

Masih kata Panit Tipidter Polda Sultra ini mengatakan, pihaknya sebagai pengurus IPSI Konsel tentunya akan senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konsel dalam membina dan meningkatkan prestasi pencak silat, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

Ketgam: Foto bersama pengurus IPSI Konsel dan rekan-rekan tamu undangan. Dok: Edi Fiat.

“Tentunya semua itu akan tercapai, apabila adanya dukungan dari Pemerintah setempat. Apalagi dalam waktu dekat ini kita akan menghadapi beberapa efent yang bergengsi. Yang rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober mendatang. Sehingga kami dari pengurus IPSI Konsel agar ada dukungan moril dari Pemerintah terkait,” jelas Ipda Frans Rantealang.

Dikesempatan tersebut Ipda Frans berpesan kepada semua yang tergabung dalam kepengurusan IPSI Konsel ini, tentunya bisa menjaga nama baik IPSI tanpa terkecuali.

“Saya mengajak rekan-rekan semuanya agar menghindari yang namanya ancaman radikalisme. Kita mengharapkan seluruh kepengurusan IPSI Konsel jangan sampai terpengaruh dengan aliran-aliran radikal, itu jangan. Kemudian juga saya menekankan kepada rekan-rekan semuanya bahwa, tidak boleh ada yang bermain-main obat terlarang, karena ini adalah mengancam generasi kita dan generasi bangsa, serta dengan kemampuan kanuragan jangan ada yang ikut dalam kelompok-kelompok kekerasan atau terlibat premanisme dan kejahatan jalanan,” harap Ipda Frans Rantealang yang akrab disebut Bung FR. (Edi Fiat)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.