Tanggapi Bantahan PT Hoffmen, Link Sultra: IUPnya Dicabut Bahlil Lahadalia, Kami Bicara Bukan Tanpa Dasar

Muhamad Andriyansyah

SENTRALSULTRA.ID, KENDARI -, Muh Andriansyah Husen sebagai Ketua Lingkar Kajian Kehutanan (LINK) Sultra menjawab “Yah kami bicara bukan tanpa dasar, dasar kami ada, nah justru pak Muksin selaku pihak MO perusahaan itu yang menuduh kami sangat keliru dan tidak berdasar, lantas mengapa perpanjangan IUP PT Hoffmen Energi Perkasa tahun 2021 di cabut dan tidak di berlakukan lagi oleh Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi, ada apa?,” ungkapnya

Bacaan Lainnya

Andriansyah menambahkan lagi, yang jelasnya karena adanya pelanggaran yang fatal sehingga IUP produksinya PT Hoffmen Energi Perkasa di cabut.

Lanjut lagi, kenapa kami mengangkat persoalan reklamasi, karena kami menduga pihak PT HEP itu sudah melakukan reklamasi kecil-kecilan di sekitaran pinggiran pantai samping IUP pencadangan nya tanpa izin, nah kalau ini terjadi bisa saja itu ekspansi sampai ke pulau kecil. Ini belum kami bicara persoalan dugaan kerugian lingkungan yang di timbulkan oleh PT HEP.

“Jadi, kami menyarankan pak Muksin untuk tidak berbicara sembarang yang bersifat keliru sampai bahas aturan lah. Kami tanya aturan apa yang membenarkan tetap lakukan aktivitas meski IUP Produksi dicabut? Singgung juga tenaga kerja lah yang sama sekali kami tidak menyinggung tenaga kerja, jadinya lucu, saya ingatkan tahun 2017 pimpinan PT Hoffmen Energi Perkasa sempat di periksa sebagai saksi oleh Polda Sultra terkait penambangan di luar IUP, kami akan kejar itu sampai di tetapkan sebagai tersangka,” tegas Andriyansyah kepada awak media.

“Terakhir, yang pastinya saya sebagai Ketua Lingkar kajian Kehutanan (LINK) Sultra siap mempertanggung jawabkan dengan data yang kami punya, kami siap kapanpun untuk tunjukan semua data, kalau perlu siapkan tempat, kami pasti datang,” sambungnya. (Edi Fiat)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.