Kisah Nyata Kabaena: Perjuangan Warga Bayar Rp 3 Juta Demi RS

Viral kisah warga Kabaena Sultra rela bayar Rp 3 juta sewa kapal demi dirujuk ke rumah sakit, bukti perjuangan nyatanya.

Kisah Nyata Kabaena: Perjuangan Warga Bayar Rp 3 Juta Demi RS

Kisah nyata dari Kabaena, ALL ABOUT SULAWESI TENGGARA, menjadi perhatian warganet setelah warga harus menyewa kapal seharga Rp 3 juta demi mendapatkan perawatan di rumah sakit. Perjuangan ini menunjukkan kondisi akses kesehatan yang masih menantang di beberapa daerah terpencil.

Momen ini tidak hanya viral di media sosial, tetapi juga menjadi cermin keteguhan dan keberanian masyarakat menghadapi keterbatasan demi keselamatan diri dan keluarga.

Warga Kabaena Terpaksa Sewa Kapal Demi Rujukan Medis

Viral di media sosial kisah warga Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang harus menyewa kapal laut agar bisa dirujuk ke rumah sakit di daratan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk sekali perjalanan mencapai Rp 3 juta, menambah beban ekonomi bagi keluarga yang memiliki anggota sakit.

Sahrul, seorang warga setempat, menjelaskan bahwa kondisi ini telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Minimal Rp 3 juta untuk kapal-kapal kecil dari Kabaena ke Bombana kalau mau mengantar orang sakit, ujarnya.

Situasi ini terjadi karena ambulans laut yang sebelumnya beroperasi sudah tidak bisa digunakan, memaksa warga menggunakan kapal milik nelayan atau perusahaan swasta.

Penyebab Warga Terpaksa Mengeluarkan Biaya Tinggi

Menurut Sahrul, sebelumnya terdapat tiga titik ambulans laut di Kabaena yang memfasilitasi rujukan pasien ke daratan. Namun kini seluruh fasilitas tersebut rusak dan terbengkalai.

Akibatnya, warga yang membutuhkan layanan medis tidak memiliki alternatif lain selain menyewa kapal dengan biaya tinggi. Warga yang sakit akhirnya terpaksa pakai uang pribadi lagi untuk menyeberang, kata Sahrul.

Kondisi ini menunjukkan keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah terpencil, di mana infrastruktur dan fasilitas medis masih belum memadai. Hal ini juga memicu keprihatinan banyak warganet yang mengikuti kisah warga Kabaena melalui media sosial.

Baca Juga: Mengungkap Mamosa: Permata Baru Pariwisata Nusantara

Konfirmasi Dari Dinas Kesehatan Bombana

Konfirmasi Dari Dinas Kesehatan Bombana 700

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bombana, Darwin, membenarkan bahwa ambulans laut saat ini mengalami kerusakan. Fasilitas tersebut, yang mulai beroperasi sejak 2022, saat ini sedang dalam proses perbaikan dan belum bisa digunakan untuk rujukan pasien.

Ambulans laut yang kita miliki memang rusak, sehingga sementara tidak bisa digunakan untuk rujukan pasien, jelas Darwin. Ia menambahkan bahwa perbaikan ambulans laut menjadi prioritas agar akses kesehatan bagi warga Pulau Kabaena dapat kembali normal.

Meskipun demikian, warga tetap harus mengandalkan kapal sewaan untuk sementara waktu, terutama bagi kasus darurat.

Dampak Dan Harapan Warga Kabaena

Kondisi ini berdampak langsung pada warga, baik secara finansial maupun psikologis. Selain harus menanggung biaya sewa kapal yang tinggi, keluarga juga merasa khawatir terhadap keselamatan anggota yang sakit selama perjalanan laut.

Kisah ini menjadi sorotan publik karena menggambarkan tantangan nyata akses kesehatan di daerah terpencil Indonesia. Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki ambulans laut dan menyediakan fasilitas rujukan yang memadai.

Dengan akses transportasi medis yang lebih baik, beban ekonomi keluarga bisa berkurang dan pasien dapat mendapatkan layanan kesehatan tepat waktu. Kisah ini juga menjadi pengingat pentingnya perawatan dan pemeliharaan fasilitas publik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Viralnya cerita warga Kabaena menjadi momentum untuk mendorong perhatian lebih terhadap fasilitas kesehatan di daerah kepulauan. Kebutuhan akan ambulans laut yang berfungsi dengan baik tidak hanya penting untuk keselamatan warga, tetapi juga sebagai upaya memastikan layanan kesehatan merata di seluruh wilayah Indonesia.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari penafaktual.com

Similar Posts